Berita

(Foto: Dok. TP Posyandu)

Politik

TP Posyandu Pusat Integrasikan 6 SPM di Aceh Utara

JUMAT, 01 MEI 2026 | 14:04 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Implementasi enam standar pelayanan minimal (SPM) melalui transformasi posyandu menjadi satu keharusan dalam melayani masyarakat.

Begitu dikatakan Ketua Umum Tim Pembina (TP) Posyandu, Tri Tito Karnavian dalam Peringatan Hari Posyandu Nasional Tahun 2026 di Kabupaten Aceh Utara.

“Pelayanan masyarakat itu minimal ada enam yang diberikan kepada masyarakat, yaitu kesehatan; pe(ndidikan; pekerjaan umum; perumahan-permukiman; ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (trantibumlinmas); kemudian sosial,” ujar Tri dalam keterangan tertulis, Jumat 1 April 2026.


Hal tersebut selaras dengan tema peringatan Hari Posyandu Nasional kali ini, yaitu "Transformasi Posyandu Enam SPM: Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat".

Dalam rangkaian itu, Tri juga melakukan kunjungan spesifik sekaligus menyerahkan bantuan. Lokasi pertama di Huntara Desa Tanjong Dalam Selatan, Kecamatan Langkahan, menjangkau 298 KK pengungsi dan masyarakat terdampak bencana. 

Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, perlengkapan ibadah dan dapur, 3.678 pcs pakaian, serta paket snack anak. Selain itu dilakukan peninjauan program makan bergizi gratis bagi anak sekolah. 

Selain itu, TP PKK Pusat turut menyerahkan bantuan pendidikan berupa 3 unit laptop, 3 infokus, 3 layar (screen), 3 paket papan tulis, serta paket buku bacaan dan perlengkapan olahraga. Kegiatan turut diisi senam sehat bersama masyarakat.

Agenda berlanjut di Posyandu Intan Permata, Gampong Geudumbak, dengan 335 KK penerima manfaat. Bantuan yang diberikan berupa sembako, perlengkapan rumah tangga, 4.775 pcs pakaian, perlengkapan sekolah untuk 156 siswa, serta makanan tambahan anak. 

Pada kesempatan ini juga diberikan penghargaan kepada kader kesehatan, bantuan sarana pendukung Posyandu, serta penyerahan SK kepengurusan Posyandu. 

Kegiatan turut dirangkaikan dengan laporan perkembangan program oleh Kadis DPMG Provinsi Aceh, peletakan batu pertama pembangunan MCK, dan peninjauan pasar murah.

Kunjungan ditutup di Huntara Gampong Ulee Rubek Timur, Kecamatan Seunuddon, dengan 117 KK penerima manfaat yang menerima bantuan serupa, termasuk perlengkapan sekolah dan makanan tambahan anak.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Di Depan Mahasiswa, Direktur Pertamina Beberkan Strategi Jaga Ketahanan Energi Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:19

PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Indonesia, Pengguna EV Kini Makin Nyaman

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:14

Polri Panen Raya Jagung di Bengkayang

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:14

Viral Sarden Disebut Bukan UPF, Ini Penjelasannya

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:11

OPM Diduga Dalang Pembunuhan Delapan Penambang Emas di Distrik Korawai

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:05

Mengenal Duck Syndrome yang Viral di Media Sosial, Ini Pengertian dan Dampaknya

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:04

MBG Tetap Prioritas meski Anggaran Dipangkas

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:46

Pidato Prabowo ke Golkar Dinilai Bukan Sekadar Candaan

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:42

Cirebon Raya Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar NU

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:33

Hubungan Baik Prabowo-Megawati Perlihatkan Kepemimpinan Inklusif

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:32

Selengkapnya