Berita

Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Presisi

Korlantas Polri Bakal Evaluasi Taksi Green SM Usai Tragedi Stasiun Bekasi Timur

KAMIS, 30 APRIL 2026 | 16:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri merespons dugaan keterlibatan taksi listrik Green SM dalam insiden kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Selasa malam, 27 April 2026.

Korlantas Polri memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk memanggil pihak terkait untuk memastikan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP).

Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal mengatakan, langkah pemanggilan dilakukan sebagai bagian dari evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang.


“Kita evaluasi, kita panggil para pemilik taksi atau para regulator ini untuk mengingatkan kembali,” ujar Faizal kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 30 April 2026.

Faizal menegaskan bahwa pemahaman SOP sangat penting, khususnya dalam menghadapi kondisi darurat seperti gangguan pada kendaraan listrik saat melintasi perlintasan kereta api.

“Karena pasti ada SOP tersendiri apabila terjadi lock di mesinnya, pasti ada upaya yang lain yang akan dilakukan. Jangan ditinggal terus pergi, itu lebih bahaya,” jelasnya.

Terkait jadwal pemanggilan, Faizal menyebut akan dilakukan dalam waktu dekat. Pihaknya pun berharap pemanggilan terhadap pihak terkait dapat diikuti seluruh jajaran Korlantas di daerah.

Selain itu, Korlantas Polri, kata Faisal, juga akan meminta peran aktif dari Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) untuk memberikan edukasi kepada pengguna kendaraan listrik di Indonesia. 

“Kita juga minta kepada ATPM (Agen Tunggal Pemegang Merek) untuk mengingatkan mereka bagaimana caranya mengatasi kalau misalnya ada masalah,” pungkas Faizal.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya