Berita

Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal (kedua dari kiri). (Foto: RMOL/ Faisal Aristama)

Presisi

Polri Bakal Panggil Bos-bos Mobil Listrik Buntut Tragedi Stasiun Bekasi Timur

KAMIS, 30 APRIL 2026 | 15:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Direktorat Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, menjadwalkan pemanggilan terhadap bos-bos mobil listrik dan taksi di Indonesia, termasuk Taksi Green SM. 

Pemanggilan itu dilakukan pascainsiden kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin malam, 27 April 2026.

Demikian disampaikan Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Faizal dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertema "Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: Momentum Evaluasi Kebijakan Transportasi Nasional", di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 30 April 2026.


“Minggu depan kami sudah melayangkan surat kepada seluruh pengusaha taksi atau mobil penumpang taksi terutama yang sekarang menggunakan kendaraan listrik,” ungkap Faizal.

Menurut Faizal, Korlantas akan mengumpulkan para pengusaha mobil listrik dan taksi tersebut dalam rangka mendalami Standar Operasional Prosedur (SOP) para pengemudi dalam berkendara termasuk dalam keadaan darurat.

“Kita akan memberikan edukasi terkait masalah bagaimana SOP ya dengan melibatkan tentunya dari regulator atau dari dealer," kata Faizal.

Menurut Faizal, SOP dalam berkendara terutama mobil listrik akan berbeda dengan kendaraan biasa, sehingga harus ada langkah mitigasi dalam memastikan keselamatan pengendara dan penumpang moda transportasi.

“Supaya diingatkan lagi para pengemudinya diberikanlah pengetahuan diberikan keterampilan bagaimana cara mengatasi kalau apabila terjadi hal seperti ini ya,” pungkas Faizal.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya