Berita

Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera. (Foto: Istimewa)

Politik

Rencana Pemerintah Ambil Alih RUU Pemilu Dinilai Ide Menarik

KAMIS, 30 APRIL 2026 | 13:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah masih menunggu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyelesaikan penyusunan draf revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. 

Namun, jika hingga 2,5 tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto aturan tersebut belum juga dirampungkan, pemerintah membuka opsi untuk mengambil alih inisiatif pembahasan.

Revisi UU Pemilu sendiri telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2025–2026 sebagai Rancangan Undang-Undang (RUU) inisiatif DPR. Meski demikian, hingga kini DPR belum menuntaskan penyusunan draf RUU perubahan beserta naskah akademiknya.


Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera menilai wacana pemerintah mengambil alih inisiatif pembahasan merupakan ide yang menarik. Namun, ia mengingatkan bahwa waktu terus berjalan dan pembahasan revisi UU Pemilu tidak boleh berlarut-larut.

“Ide menarik pembahasan RUU Pemilu diinisiasi oleh pemerintah. Tapi yang mesti disadari, waktu kian berjalan,” ujar Mardani.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu berharap segera ada percepatan dalam pembahasan revisi UU Pemilu dengan fokus utama memperbaiki kualitas penyelenggaraan pemilu di Indonesia.

“Moga ada pergerakan segera dalam pembahasan Pemilu dengan fokus untuk memperbaiki kualitas pemilu dan menghasilkan pemimpin yang cinta dan mau berkorban untuk rakyat,” pungkasnya.


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya