Berita

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin di Yonif TP 887/KTM, Desa Slaharwotan, Kecamatan Sambeng, Lamongan, Jawa Timur pada Rabu, 29 April 2026. (Foto: Tim Media Kemhan)

Pertahanan

Kunjungi Yonif TP 887/KJM di Lamongan

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

KAMIS, 30 APRIL 2026 | 00:37 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Keberadaan Yonif TP atau Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 887/KJM berdampak pada kesejahteraan masyarakat, utamanya yang bersentuhan dengan sektor pangan.

Hal itu disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin saat memantau langsung progres pembangunan Yonif TP 887/KTM di Desa Slaharwotan, Kecamatan Sambeng, Lamongan, Jawa Timur pada Rabu, 29 April 2026.

"Kehadiran Yonif TP 887/KJM di Lamongan bukan hanya untuk pertahanan, tapi juga untuk membantu rakyat. Prajurit akan terlibat dalam program ketahanan pangan, penanggulangan bencana, dan pembinaan wilayah,” ujar Menhan Sjafrie.


Selain itu, Menhan memastikan bahwa seluruh proses pembangunan berjalan lancar dan bisa segera beroperasi lengkap dengan berbagai perangkat, diantaranya bangunan seperti barak prajurit, lapangan, hingga lahan ketahanan pangan yang terintegrasi dengan satuan.

“Yonif TP 887/KJM adalah konsep baru TNI AD. Selain bertugas menjaga kedaulatan, prajurit juga jadi motor pembangunan di daerah. Lamongan dipilih karena potensinya besar,” jelasnya. 

Sementara itu, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Letjen Muhammad Saleh Mustafa menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Pemda, dan masyarakat.

“Kita ingin Yonif TP 887/KJM segera operasional dan langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Terima kasih atas sambutan hangat dari masyarakat dan Kodim 0812,” kata Saleh.

Pimpinan AD ini pun berharap dengan hadirnya Yonif TP 887/KJM, Kodim 0812/Lamongan pertahanan wilayah semakin solid dan kesejahteraan masyarakat Lamongan semakin meningkat.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya