Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

RABU, 29 APRIL 2026 | 15:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto melontarkan sindiran keras kepada pihak-pihak yang pesimis terhadap masa depan Indonesia. 

Dalam pidatonya di acara groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional tahap II di Fasilitas Kilang Gasoline, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu, 29 April 2026, Prabowo mengingatkan sejak awal kemerdekaan Indonesia berkali-kali diguncang berbagai upaya perpecahan, infiltrasi, hingga pemberontakan yang bertujuan melemahkan persatuan bangsa. 

Namun, menurutnya, Indonesia selalu mampu bertahan dan bangkit menjadi negara besar.  


"Kita dijajah kita diadu domba kita diinfiltrasi dibikin pemberontakkan2 DI/TII, angkatan perang ratu adil, RMS, PGRS Paraku, PRRI Permesta, terus gerakan ini gerakan itu, terus, kita dibikin apalagi? Indonesia gelap. Matanya burem indonesia gelap. Indonesia terang," tegasnya. 

Prabowo kemudian menyindir pihak-pihak yang memilih meninggalkan Indonesia karena merasa pesimis, padahal menurutnya di tengah kondisi global yang penuh konflik, justru menunjukkan Indonesia berada dalam posisi yang sangat baik.

“Ada yang mau kabur. Kabur aja. Kau kabur aja kesana. Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman, silahkan. Mau kabur kemana? hei orang orang pinter bukalah, bukalah berita, lihatlah, kita ditempatkan sebagai negara yang paling aman di dunia sekarang," tegas Prabowo. 

Karena itu, Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan terjebak dalam kegaduhan yang tidak produktif. 

Pemerintah akan fokus bekerja nyata untuk rakyat dan menghargai setiap elemen bangsa yang berkontribusi membangun negeri. 

“Kabur aja deh. Iya kabur aja, biar kita nggak gaduh. Saudara-saudara, apapun terjadi kita hanya mau kerja untuk rakyat jadi saya kesini untuk menghargai pekerjaan kalian," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya