Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekanroputri. (Foto: Dok. PDIP)

Politik

Megawati Minta Sistem Transportasi Dibenahi

RABU, 29 APRIL 2026 | 13:09 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Ke-5 RI sekaligus Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri turut berduka atas korban kecelakaan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Agro Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026. Tercatat 15 korban tewas dan 84 korban luka.

“Beliau begitu sedih. Ibu Megawati berdoa bagi seluruh korban kecelakaan, khususnya bagi mereka yang dipanggil Tuhan agar dilancarkan jalannya dan mendapat tempat terbaik di surga," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangannya, Rabu, 29 April 2026.

Hasto menjelaskan, Megawati kemudian memberi arahan kepada para Anggota Fraksi PDIP DPR untuk memberi perhatian khusus terkait pembenahan sistem keamanan kereta api di Indonesia, termasuk dengan melakukan rapat kerja dengan PT KAI dan pihak terkait.


"Ibu Megawati meminta seluruh anggota Poksi V PDI Perjuangan DPR yang dipimpin Saudara Lazarus untuk mengadakan rapat guna melakukan pembenahan sistem keamanan, sistem komunikasi dan sistem instrumentasi kereta api," jelas Hasto.

Ke depan, Megawati berpesan, kereta api harus menjadi tulang punggung sistem transportasi nasional yang aman, nyaman, tepat waktu, dan memiliki jaminan kualitas pelayanan dan keamanan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Megawati lalu mengenang perjalanan yang sering dilakukan oleh Proklamator Soekarno (Bung Karno) dengan kereta api. Pada setiap perlintasan selalu dijaga oleh karyawan yang disebut Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI), saat itu dengan berseragam dan membawa bendera merah. 

Kereta api memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa, termasuk memfasilitasi angkutan pasukan dan logistik selama masa revolusi fisik. 

Bung Karno pun pernah bekerja sebagai karyawan di kereta api pada masa Hindia Belanda.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya