Berita

Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Wacana Kenaikan Harga Minyakita

Kebijakan Zulhas Berpotensi Gerus Suara PAN di 2029

RABU, 29 APRIL 2026 | 06:46 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas) telah memberikan sinyal akan menaikkan harga Minyakita usai rapat koordinasi bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso pada Rabu, 22 April 2026.

Buntut wacana tersebut, kelangkaan Minyakita telah terjadi di berbagai daerah. Harganya pun melejit di beberapa pasar.

Direktur Eksekutif Ethical Politics Indonesia, Hasyibulloh Mulyawan menilai wacana tersebut bisa berdampak pada suara PAN di Pemilu 2029.
  

  
“Dengan langkah Zulkifli Hasan membuat kebijakan menaikan sejumlah kebutuhan pokok, khususnya minyak goreng dan daging sapi. Ini bisa memberikan efek negatif pada PAN pada Pemilu 2029 mendatang,” kata Hasyibulloh kepada RMOL di Jakarta, Rabu, 29 April 2026.

Ia menyebut kondisi yang semakin sulit saat ini akan menjadi pertimbangan serius bagi rakyat untuk menetapkan pilihannya pada Pemilu.

Menurut Hasyibulloh, rakyat akan menilai kinerja kader-kader PAN baik yang duduk di legislatif maupun eksekutif. Pada kerusuhan Agustus 2025 lalu, masyarakat masih ingat beberapa Anggota DPR Fraksi PAN yang dianggap tidak mencerminkan penderitaan rakyat.

Begitu pula yang berada di Kabinet Merah Putih. Selain Zulhas, beberapa kader PAN seperti Mendag Budi Santoso dan Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono kerap menuai sorotan publik kebijakannya.

Bahkan Hanif Faisol yang menjabat sebagai Waketum PAN juga baru saja di-reshuffle dari jabatan Menteri Lingkungan Hidup oleh Presiden Prabowo Subianto. 

“Apalagi beberapa kadernya  pada waktu lalu sempat menjadi sorotan negatif masyarakat ini akan membuat PAN merosotnya elektoral PAN pada pemilu 2029 mendatang,” jelasnya.

Hasyibulloh menyebut Zulhas sebagai sosok yang paling berpengaruh terhadap potensi tergerusnya elektoral buah dari kebijakannya.

Ia menegaskan bahwa minyak goreng tidak hanya menjadi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga komponen penting dalam industri besar maupun pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dengan demikian, kenaikan harga Minyakita diperkirakan akan memicu kenaikan harga produk turunan, khususnya di sektor makanan. Hal ini berpotensi memperluas tekanan terhadap daya beli masyarakat.

“Sehingga adanya kenaikan itu juga produk-produk makanan turunanya akan naik dan berdampak pada daya beli masyarakat,” pungkasnya.   

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya