Berita

Ilustrasi/KAI

Nusantara

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

SELASA, 28 APRIL 2026 | 09:27 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

RMOL. Insiden tabrakan kereta yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur membawa dampak signifikan terhadap jadwal perjalanan kereta api di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.

Buntut dari peristiwa darurat tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI terpaksa melakukan penyesuaian operasional secara mendadak.

Belasan jadwal perjalanan Kereta Api (KA) Jarak Jauh dari dan menuju wilayah Jakarta resmi dibatalkan pada hari Selasa, 28 April 2026.


Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat luas atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan akibat gangguan perjalanan ini.

Pembatalan jadwal secara massal ini difokuskan pada perjalanan dari dan menuju dua stasiun keberangkatan utama di ibu kota, yakni Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. 

Untuk keberangkatan awal dari Stasiun Gambir, KAI memastikan pembatalan terhadap sejumlah jadwal krusial.

Rute yang terdampak di antaranya adalah KA Purwojaya tujuan Cilacap, KA Parahyangan tujuan Bandung, KA Argo Muria menuju Semarang Tawang, serta KA Argo Bromo Anggrek dengan tujuan akhir Surabaya Pasar Turi.

Sementara itu, untuk deretan kereta yang dijadwalkan tiba di Stasiun Gambir, pembatalan diumumkan bagi KA Gunungjati dari Cirebon, KA Purwojaya dari Cilacap, KA Argo Sindoro dan Argo Muria dari Semarang Tawang, KA Manahan dari Solo Balapan, KA Argo Anjasmoro dan Argo Bromo Anggrek dari Surabaya Pasar Turi, serta KA Parahyangan dari arah Bandung.

Tidak hanya terpusat di Gambir, penyesuaian operasional ini juga berimbas kuat pada jadwal kedatangan di Stasiun Pasar Senen.

Sejumlah kereta antarkota yang terpaksa dibatalkan perjalanannya menuju stasiun ini meliputi KA Madiun Jaya dari Madiun, KA Mataram dari Solo Balapan, KA Gumarang dari Surabaya Pasar Turi, KA Singasari dari Blitar, KA Jayabaya dari Malang, KA Progo dari Lempuyangan, hingga KA Menoreh dari Semarang Tawang.

Meski harus mengalami penundaan perjalanan, para penumpang yang terdampak diimbau untuk tidak perlu panik mengenai kerugian finansial. KAI menjamin adanya kompensasi penuh atas insiden yang di luar kendali ini.

Franoto menegaskan bahwa bagi pelanggan yang perjalanannya terdampak pembatalan hingga 7 hari ke depan, KAI akan memberikan pengembalian bea tiket secara utuh atau 100 persen, di luar biaya pemesanan yang berlaku.

Di tengah proses penanganan situasi dan pemulihan jalur, pihak KAI secara aktif meminta seluruh calon penumpang untuk terus memantau pembaruan informasi terkini yang disiarkan melalui kanal-kanal resmi perusahaan.

Para pelanggan juga sangat disarankan untuk segera mengatur ulang dan mempertimbangkan kembali jadwal perjalanannya demi kenyamanan dan keselamatan bersama.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya