Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Suku Bunga Tetap Tinggi, Daya Tarik Emas Meredup Jelang Rapat The Fed

SELASA, 28 APRIL 2026 | 07:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas tergelincir seiring kebuntuan diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang memicu lonjakan harga minyak serta kekhawatiran inflasi. 

Reuters melaporkan, harga emas spot melemah 0,6 persen ke level 4.682,13 Dolar AS per ons pada perdagangan Senin 27 April 2026 atau Selasa dini hari WIB.  

Sementara emas berjangka AS ditutup melorot 1 persen ke posisi 4.693,70 Dolar AS.


Minimnya kemajuan dialog membuat Selat Hormuz tetap terganggu, mendorong harga minyak Brent ke level tertinggi dalam tiga pekan. Hal ini menjadi salah satu penyebab yang menekan pergerakan logam mulia. Kondisi ini juga memperburuk ekspektasi inflasi global.

Lonjakan inflasi yang melampaui target mempersulit Federal Reserve untuk memangkas suku bunga dalam waktu dekat. 

Suku bunga tinggi cenderung mengurangi daya tarik emas karena meningkatkan opportunity cost memegang aset tanpa imbal hasil tersebut.

Investor kini bersiap menghadapi pengumuman kebijakan moneter The Fed pada hari Rabu, yang juga menjadi salah satu pertemuan terakhir di bawah kepemimpinan Jerome Powell.

Pelemahan ini turut menyeret logam lainnya; perak turun 0,5 persen ke 75,26 Dolar AS, platinum melemah 1,1 persen, dan paladium merosot 1,3 persen.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya