Berita

Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira. (Foto: YouTube Satu Visi Utama)

Bisnis

Celios: Dompetnya Purbaya Nggak akan Lama!

SENIN, 27 APRIL 2026 | 06:30 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kondisi kelas menengah yang terus dirugikan akibat kebijakan ekonomi yang salah dari pemerintah membuat perekonomian nasional dalam situasi berbahaya.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira dalam peluncuran dan diskusi buku "Kebangkitan Kembali Otoritarianisme di Indonesia: Dasawarsa Kepemimpinan Jokowi" dikutip dari kanal YouTube Satu Visi Utama, Minggu, 26 April 2026.

Bhima memprediksi anggaran negara yang dikelola Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tidak bisa bertahan dalam kondisi lama.
 

 
“Waktu kita nggak banyak. Bukan karena waktu panitia 10 menit, tapi waktu ekonomi kita yang nggak banyak. Dompetnya Purbaya itu nggak akan lama,” kata Bhima.

Ia mengkritik langkah Purbaya yang dengan bangga menolak utang dari International Monetary Fund (IMF) karena percaya diri soal kondisi ekonomi nasional. 

“Mau cari utang, IMF itu sudah menawarkan. Kalau IMF dia menawarkan utang kepada Purbaya, kemudian Purbaya menjawab kami tidak butuh utang, bukan itu (masalahnya) Om Purbaya. IMF ini adalah lender of the last resort, negara kalau krisis baru ke IMF. Jadi kalau Purbaya pergi ke Washington, pergi ke New York, dia ketemu sama IMF ditawarin pinjaman, artinya IMF tahu bahwa dompet pemerintah sudah nol atau minus,” bebernya.

Dalam kesempatan itu, Bhima mengajak mahasiswa untuk memperjuangkan keadaan ini dengan mengoreksi seluruh kebijakan yang kurang tepat. Di antaranya Proyek Strategis Nasional (PSN) peninggalan Jokowi yang menguras anggaran negara.

“Kita harus mendorong terus, membongkar semua PSN-PSN dari era Jokowi yang diteruskan ke era Prabowo, yang isinya adalah korupsi, isinya perampasan hak,” pungkasnya.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya