Berita

Menteri Energi, Sumber Saya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. (Foto: tangkapan layar YouTube)

Politik

Pengamat:

Sudah Terlalu Gamblang Ketidakpuasan Publik pada Kinerja Bahlil

MINGGU, 26 APRIL 2026 | 18:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sentimen masyarakat terhadap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menguat sejak krisis minyak akibat perang di Iran.

Perang Iran yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel telah membuat minyak dunia sulit didapat. Kondisi ini diperparah dengan kinerja Menteri Bahli yang dinilai tidak memuaskan.

"Sejak konflik AS-Israel dan Iran, sentimen publik terhadap Bahlil negatif, ini semua karena juga kinerja Bahlil yang tidak memuaskan," ujar Pengamat Citra Institute, Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu, 26 April 2026.


Efriza mencermati langkah teranyar Presiden Prabowo, yang memilih terjun langsung melakukan diplomasi dengan Jepang hingga Rusia untuk mengamankan stok minyak dan gas di dalam negeri.

Kondisi ini menandakan Bahlil tidak hanya mendapat sentimen negatif dari publik, namun juga kepercayaan Presiden Prabowo yang semakin menurun. 

"Jadi serba salah menempatkan Bahlil. Presidennya cenderung ragu, opini publik sentimennya negatif. Masa pemerintah membiarka citranya berpolemik, padahal negosiasi soal sektor energi dan investasi amat dibutuhkan saat ini dan juga mesti berhasil," kritiknya.

Di sisi lain, Efriza membaca Presiden Prabowo sengaja turun langsung sebagai strategi geopolitik untuk menghindari polemik karena Bahlil tidak bisa diiandalkan.

"Lalu untuk apa dipertahankan? Sebaiknya (Bahlil) di-reshuffle. Artinya, dipercaya atau tidaknya Bahlil untuk urusan kerja sama energi cenderung akan berpolemik," tutup Efriza.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya