Berita

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Yulian Perdana merilis sindikat ganja lintas kabupaten dan provinsi. (Foto: RMOLSumsel)

Presisi

Tiga Hektare Ladang Ganja di Empat Lawang Dibongkar

Aktor Intelektual Diringkus
MINGGU, 26 APRIL 2026 | 04:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Selatan bersama Polres Empat Lawang membongkar sindikat ganja lintas kabupaten dan provinsi di Desa Batu Jungul, Kecamatan Muara Pinang. 

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Yulian Perdana menegaskan, pihaknya masih membidik jaringan yang lebih luas dan tidak menutup kemungkinan akan ada pengungkapan kasus besar lainnya.

“Tunggu saja nanti,” kata Yulian di Gedung Elang Polres Empat Lawang, Sabtu 25 April 2026.


Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tersangka PD, yang disebut sebagai aktor intelektual di balik pengelolaan ladang ganja seluas tiga hektare. PD tidak hanya mengatur penanaman, tetapi juga distribusi hasil panen.

Fakta mengejutkan terungkap, PD diduga memiliki catatan kriminal lama terkait kasus pembunuhan terhadap anggota keluarganya sekitar 20 tahun lalu.

Pengungkapan ladang ganja ini merupakan hasil pengembangan kasus pada 13 Februari 2026. Petugas harus menempuh perjalanan ekstrem selama sekitar delapan jam berjalan kaki untuk mencapai lokasi di kawasan talang.

Dari lokasi, polisi menyita sekitar 220 kilogram ganja siap edar yang dikemas dalam karung dan peti kayu, serta empat unit sepeda motor yang diduga digunakan untuk distribusi, termasuk modus barter ganja dengan kendaraan.

“Ini jaringan lintas kabupaten dan provinsi. Kami harus bergerak cepat agar generasi muda tidak menjadi korban,” kata Yulian, dikutip dari RMOLSumsel.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya