Berita

Ketua Komunitas Warteg Merah Putih (Kowarmart), Zidan. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

SABTU, 25 APRIL 2026 | 20:51 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Wacana Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan terkait kenaikan harga eceran tertinggi (HET) pada produk Minyakita akan menyulitkan para pengusaha Warung Tegal (Warteg).

Ketua Komunitas Warteg Merah Putih (Kowarmart), Zidan memastikan bila kenaikan terjadi dalam waktu dekat maka akan memberatkan operasional warteg yang sangat bergantung pada ketersediaan minyak goreng.

“Minyakita saat ini langka di pasaran. Kalaupun ada, jumlahnya terbatas sehingga kami terpaksa membeli minyak goreng dengan harga lebih tinggi. Ini tentu memberatkan kami,” ujar Zidan kepada RMOL, Sabtu, 25 April 2026.


Terlebih, kata dia, pengusaha Warteg tidak bisa serta merta menaikkan harga lauk-pauk, dan ini juga akan memberatkan pembeli.

Di sisi lain, Zidan pun mengamini kelangkaan Minyakita telah dirasakan dalam beberapa waktu terakhir di berbagai wilayah.

Meski demikian, para pelaku warteg masih berupaya menahan kenaikan harga menu atau lauk-pauk agar tidak membebani pelanggan. 

“Kami berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan pasokan dan harga Minyakita, sehingga usaha kecil seperti warteg bisa tetap bertahan,” kata Zidan.

Sebagaimana diketahui wacana kenaikan harga Minyakita disampaikan Zulhas, usai rapat koordinasi bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso.

Hasil Rapat Koordinasi (Rakor) di tengah pasokan crude palm oil (CPO) domestik yang melimpah hingga 5,7 juta ton, harga Minyakita justru melonjak di kisaran Rp20.000-Rp22.000 per liter di wilayah dengan distribusi paling lancar seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Bali.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya