Berita

Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube The Hill

Dunia

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

SABTU, 25 APRIL 2026 | 09:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkapkan bahwa dirinya sempat menjalani perawatan kanker prostat secara diam-diam. 

Informasi tersebut baru disampaikan ke publik melalui laporan kesehatan tahunan yang dirilis pada April 2026.

Dalam keterangannya, Netanyahu memastikan bahwa kondisinya kini telah pulih sepenuhnya. Ia menyebut terapi yang dijalaninya berhasil menghilangkan tumor secara total.


“Terima kasih Tuhan, saya sehat,” ujar Netanyahu, dikutip dari CNN, Sabtu, 25 April 2026.

“Saya mengalami masalah medis ringan pada prostat saya yang telah sepenuhnya diobati,” lanjutnya.

Netanyahu yang kini berusia 76 tahun menjelaskan bahwa ia sengaja menunda pengumuman tersebut selama sekitar dua bulan. Ia mengaku khawatir kondisi kesehatannya dapat dimanfaatkan sebagai bahan propaganda oleh Iran, mengingat situasi politik yang sedang sensitif.

Sebelumnya, pada Desember 2024, Netanyahu diketahui menjalani operasi pembesaran prostat. Namun, saat itu belum diungkap bahwa ia mengidap kanker. Dalam pemeriksaan lanjutan pascaoperasi, dokter menemukan tumor ganas berukuran sangat kecil—kurang dari satu sentimeter—di prostatnya.

Kantor Perdana Menteri Israel turut merilis surat keterangan dokter yang menegaskan bahwa kanker tersebut terdeteksi sangat dini dan belum menyebar ke bagian tubuh lain.

“Ini adalah deteksi dini lesi yang sangat kecil, tanpa metastasis, sebagaimana dikonfirmasi oleh semua tes lain tanpa keraguan,” demikian pernyataan resmi tersebut.

Sumber yang mengetahui kondisi tersebut menyebutkan bahwa diagnosis kanker sebenarnya telah diketahui beberapa bulan sebelumnya. Netanyahu kemudian menjalani terapi radiasi selama sekitar dua setengah bulan dan kini telah menyelesaikan seluruh rangkaian pengobatannya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya