Berita

Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Foto: RMOL)

Politik

Sosok Pendiam seperti Gibran Lebih Berbahaya

JUMAT, 24 APRIL 2026 | 00:10 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Lantaran cenderung pendiam, Wapres Gibran Rakabuming Raka dinilai lebih berbahaya dalam panggung politik Tanah Air.

"Sebetulnya dalam politik, orang lebih berbahaya orang yang diam. (sambil menengok foto Wapres Gibran Rakabuming Raka di Auditorium Prof. Dr. Bahtiar Effendy UIN Jakarta)," kata pengamat politik Rocky Gerung dalam Diskusi  Politik dan Kebebasan Akademik yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Jakarta pada Kamis 23 April 2026.

"Kalau itu kan masih bisa kita baca pikirannya (sambil menunjuk foto Presiden Prabowo Subianto)," sambungnya.


Menurut Rocky, tokoh publik yang tidak banyak bicara, dipastikan sedang merancang perencanaan.

"Kita nggak bisa baca. Bukan karena otaknya yang bikin kita nggak bisa baca, tapi gelagatnya terhalang oleh publikasi tentang makar," kata Rocky.


Diskusi tersebut menghadirkan Guru Besar Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Saiful Mujani yang belakangan mengundang sorotan gara-gara karena dilaporkan dalam kasus dugaan makar dan penghasutan.

Diskusi tersebut dipandu oleh Prof. Burhanuddin Muhtadi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya