Berita

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin di markas Yonif TP 890/Gardha Sakti, Garut pada Rabu, 22 April 2026. (Foto: Humas Kemhan)

Pertahanan

Menhan: Setiap Prajurit TNI Penjaga Kedaulatan NKRI

KAMIS, 23 APRIL 2026 | 22:22 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Seluruh Prajurit TNI pada hakikatnya harus mengabdi sepenuhnya untuk kepentingan rakyat Indonesia dengan berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Nasihat itu disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin saat melaksanakan kunjungan kerja ke Brigif TP 34/Cakra Buana dan Yonif TP 889/Gagak Winangsih di Indramayu, yang kemudian dilanjutkan ke Yonif TP 890/Gardha Sakti di Garut pada Rabu, 22 April 2026.

"Setiap prajurit TNI merupakan penjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tugas tersebut tidak terbatas pada wilayah penugasan semata, melainkan mencakup seluruh kepentingan nasional di penjuru tanah air, dari Sabang hingga Merauke," kata Sjafrie dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 23 April 2026.


Untuk itu, Menhan juga selalu mengingatkan bahwa prajurit TNI berasal dari rakyat, dibesarkan oleh rakyat, dan harus mengabdi ke rakyat.

Di sisi lain, dibalik latihan disiplin, Menhan juga menekankan pentingnya setiap prajurit memegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit sebagai landasan moral, ideologi, dan pengabdian.

"Profesionalisme prajurit, harus terus diasah melalui latihan yang berkelanjutan, kerja keras, serta kemauan kuat untuk terus berkembang," jelasnya.

Tak lupa Sjafrie juga mengingatkan seluruh prajurit agar senantiasa menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat serta menghindari segala tindakan yang dapat melukai hati rakyat, baik secara individu maupun sebagai satuan.

"Seluruh prajurit terus meningkatkan kemampuan dan menjadikan setiap keterampilan yang dimiliki sebagai bekal dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap negara, sekaligus untuk melindungi segenap rakyat Indonesia," pungkas Sjafrie.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya