Berita

Yones Yohame (35) seorang aparatur sipil negara (ASN) sempat mendapat perawatan medis usai ditembak anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: Pen Koops TNI Habema)

Pertahanan

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

KAMIS, 23 APRIL 2026 | 19:43 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Koops TNI Habema bersama Polri terus mengejar anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang jadi pelaku penembakan Yones Yohame (35) seorang aparatur sipil negara (ASN) di Yahukimo, Papua Pegunungan.

“Koops TNI Habema akan berkoordinasi dengan Polri dan melakukan pengejaran terhadap kelompok OPM yang terlibat dalam penembakan ini,” kata Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 23 April 2026.

Untuk itu, selama proses pengejaran, Wirya mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada.


Lebih pentingnya lagi, masyarakat diminta tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Sejauh ini, TNI bersama Polri memperkuat pengamanan di Papua Pegunungan.

“Saat ini aparat gabungan TNI-Polri tengah melakukan pengejaran, pelaku diduga melarikan diri ke wilayah hutan,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Yones yang merupakan putra Papua tewas ditembak dalam serangan yang dilakukan kelompok bersenjata dari OPM Kodap XVI/Yahukimo di Distrik Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan pada Selasa malam, 21 April 2026.

Penembakan terjadi sekitar pukul 20.20 WIT di Komplek Perumahan Eselon III.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya