Relaunching program Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (Amanah). (Foto: Dok. Amanah)
Program Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (Amanah) resmi diluncurkan kembali melalui kegiatan relaunching di Gedung Amanah, Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong, Aceh Besar.
Kegiatan ini menandai penguatan peran Amanah sebagai pusat pengembangan pemuda serta pendorong hilirisasi komoditas lokal di Aceh.
Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan pameran karya kreatif anak muda Aceh. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Quran serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, sebelum masuk pada agenda utama pengukuhan pengurus Amanah.
Ketua Yayasan Amanah, Syaifullah Muhammad mengatakan,
relaunching ini menjadi momentum untuk memperkuat visi pengembangan generasi muda Aceh.
“Pengembangan pemuda yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing menjadi fokus utama kami,” ujar Syaifullah Muhammad dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 23 April 2026.
Amanah mengusung pendekatan berbasis inovasi, teknologi, dan penguatan ekonomi lokal dalam mendorong pemberdayaan pemuda. Ia menilai selama ini pengelolaan komoditas masih didominasi bentuk bahan mentah, sehingga perlu didorong ke arah hilirisasi agar memiliki nilai tambah.
“Ke depan, kita dorong agar komoditas tidak berhenti di bahan baku, tetapi bisa masuk ke produk bernilai tambah sesuai arah hilirisasi,” jelasnya.
Syaifullah menambahkan, Amanah telah mengembangkan teknologi pemurnian minyak nilam agar dapat dimanfaatkan pada industri bernilai tinggi seperti kosmetik dan parfum. Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi baru di daerah sekaligus mendorong penguatan industri berbasis sumber daya lokal.
Amanah juga fokus pada peningkatan kapasitas pemuda melalui pelatihan, penguatan keterampilan, serta pendampingan usaha berbasis teknologi. Konsep yang diusung adalah
social enterprise, menggabungkan penguatan sumber daya manusia dan pengembangan ekonomi.
Menurutnya, sinergi para pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program tersebut.
“Program ini diharapkan dapat menjadi peluang bagi generasi muda untuk berkembang dan berkontribusi dalam perekonomian daerah,” pungkasnya.