Berita

PT ANTAM, anggota MIND ID mengirimkan perwakilannya dalam ajang Internasional Mine Rescue Competition (IMRC) 2026 for Indonesia yang akan diselenggarakan di Zambia-Afrika. (Foto: Istimewa)

Olahraga

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

KAMIS, 23 APRIL 2026 | 00:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), anggota MIND ID mengirimkan perwakilannya dalam ajang Internasional Mine Rescue Competition (IMRC) 2026 for Indonesia yang akan diselenggarakan di Zambia-Afrika pada 25 April hingga 7 Mei 2026.

Partisipasi ini merupakan bagian dari komitmen ANTAM dalam memperkuat kompetensi dan standar keselamatan kerja (K3) di sektor pertambangan, sekaligus berkontribusi dalam membawa nama Indonesia di tingkat global.

Perwakilan ANTAM yang tergabung dalam Garuda Mine Rescue Team (GMRT) merupakan tim Gabungan dari ERT Perusahaan Pertambangan di Indonesia dibawah Perhimpunan Tanggap Darurat di Bidang Pertambangan dan Energi Indonesia (PERTAPINDO). 


Tim ERG terdiri dari Yoga Prasetya (UBPE Pongkor), Fani Farizal (UBPP Logam Mulia), Laode Maliki (UBPN Kolaka), serta Mohammad Asril Sarimuddin (HSSE Kantor Pusat) ditunjuk menjadi Pemimpin sekaligus Manager Garuda Mine Rescue Team (GMRT) sebagai delegasi dari Indonesia. 

IMRC adalah ajang bergengsi tingkat dunia, sering disebut sebagai Olimpiade Penyelamatan Tambang, yang menguji kemampuan tim penyelamat tambang dalam simulasi darurat realistis. Kompetisi ini berfokus pada evaluasi keterampilan, pertukaran pengetahuan, dan penerapan standar global keselamatan tambang.

Kegiatan IMRC 2026 ini diikuti oleh sembilan negara, di antaranya Polandia, Indonesia, Kanada, Australia, Kolombia, China, Zambia, Pantai Gading, dan India dengan nomor kompisi Under Ground Mine Rescue, First Aid, Fire Fighting, Bench Test, High Angle Rope Rescue. 

Sebelum mengikuti kompetisi internasional, tim telah menjalani pemusatan pelatihan di Banyuwangi pada 5-19 April 2026 sebagai bagian dari persiapan intensif untuk menghadapi berbagai simulasi penanganan kondisi darurat di lingkungan pertambangan.

Corporate Secretary ANTAM, Wisnu Danandi menyampaikan bahwa partisipasi ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mengedepankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam operasional.

“Keikutsertaan ANTAM dalam ajang ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mengimplementasikan standar keselamatan kerja yang unggul serta meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia dalam penanganan kondisi darurat di industri pertambangan,” ujar Wisnu, dikutip Rabu 22 April 2026.

Lebih lanjut, Wisnu menambahkan bahwa ajang ini juga menjadi sarana pembelajaran dan pertukaran pengalaman dengan berbagai tim rescue dari negara lain, sehingga diharapkan dapat memperkuat praktik keselamatan kerja yang berkelanjutan di lingkungan ANTAM.

ANTAM senantiasa menempatkan aspek keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan sebagai bagian integral dari operasional perusahaan. 

Upaya peningkatan kapasitas tim tanggap darurat menjadi salah satu langkah strategis dalam memastikan keberlangsungan operasional yang aman dan bertanggung jawab.

Melalui partisipasi ini, ANTAM berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan standar keselamatan pertambangan sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya