Berita

Pengacara Jahmada Girsang dan pakar hukum tata negara Refly Harun nyaris terlibat adu jotos. (Foto: tangkapan layar)

Politik

Adu Mulut Jahmada–Refly Berujung Aksi Saling Dorong

RABU, 22 APRIL 2026 | 09:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengacara Jahmada Girsang dan pakar hukum tata negara Refly Harun nyaris terlibat adu jotos saat siaran langsung program Rakyat Bersuara yang kembali mengangkat polemik ijazah Joko Widodo.

Insiden bermula ketika Refly menyebut Jahmada “berbelok tanpa bilang”. Tak terima, Jahmada yang merupakan kuasa hukum Rismon Sianipar bereaksi keras hingga terjadi aksi saling dorong di atas panggung.

“Saya nggak terima itu!” katanya dikutip ulang redaksi lewat kanal Youtube, Rabu, 22 April 2026.


Aksi dorong tak terhindarkan, memicu kepanikan di studio. Pembawa acara Aiman Witjaksono bersama narasumber lain berusaha melerai. 

“Dua-duanya keluarin!” teriak Roy Suryo menambah riuh suasana.

Insiden yang terjadi secara live itu pun langsung menyita perhatian publik, mempertegas panasnya polemik yang hingga kini belum menemukan titik akhir.

Situasi panas bermula saat Refly melontarkan kritik tajam kepada Jokowi. Ia bahkan menyebut mantan Presiden RI itu “jahat” karena dinilai membiarkan polemik ijazah berlarut-larut dan memecah publik.

Menurut Refly, polemik tersebut seharusnya bisa selesai dalam hitungan jam jika Jokowi bertindak sebagai negarawan dengan membuka secara transparan ke publik, bukan sekadar menunjukkan dokumen ke penyidik.

Ia bahkan menantang agar digelar konferensi pers terbuka dengan menghadirkan berbagai pihak, termasuk Roy Suryo dan para ahli forensik digital dunia, guna menguji keaslian ijazah tersebut.

Sebelum pernyataan itu, perdebatan sebenarnya sudah memanas saat membahas transparansi buku Jokowi White Paper. Namun puncaknya terjadi ketika Jahmada mendorong tubuh Refly sambil berteriak.



Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya