Berita

Pernyataan Donald Tump di Truth Social (Tangkapan layar RMOL dari akun @realDonaldTrump)

Dunia

Trump Perpanjang Gencatan Senjata, Blokade Tetap Dilanjutkan

RABU, 22 APRIL 2026 | 07:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran. 

Menurut Trump, keputusan tersebut diambil untuk memberi waktu tambahan bagi Teheran menyusun proposal terpadu guna mengakhiri konflik yang sedang berlangsung. Ia menegaskan bahwa meski serangan militer ditunda, tekanan terhadap Iran tidak dihentikan.

“Oleh karena itu, saya telah menginstruksikan militer kita untuk melanjutkan blokade dan tetap siap dalam segala hal,” tulis trump d media sosial, dikutip dari Al-Jazeera, Rabu 22 April 2026.


Trump juga mengatakan bahwa perpanjangan ini dilakukan atas permintaan Pakistan sebagai mediator. Namun, hingga kini Iran belum memberikan tanggapan resmi. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengecam blokade tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan agresif.

“Iran tahu bagaimana menetralisir pembatasan dan mempertahankan kepentingannya,” tegasnya.

Langkah Trump kali ini terbilang mengejutkan, karena hanya beberapa jam sebelumnya ia justru menolak perpanjangan gencatan senjata dan memperingatkan akan adanya serangan besar jika Iran tidak segera mengambil langkah.

Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, menyambut baik keputusan tersebut dan berharap kedua pihak bisa mencapai kesepakatan damai dalam perundingan lanjutan di Islamabad.

Meski gencatan senjata diperpanjang, peluang negosiasi masih belum pasti. Ketegangan tetap tinggi karena blokade laut AS terus berlangsung. Selain itu, perbedaan tuntutan menjadi hambatan utama. AS meminta penghentian total program nuklir Iran, sementara Iran bersikeras mempertahankan program nuklirnya untuk tujuan sipil dan menolak menyerahkan cadangan uranium.

Sejak konflik meningkat, sejumlah pejabat tinggi Iran, termasuk mantan pemimpin tertinggi Ali Khamenei, dilaporkan tewas. Posisinya kini digantikan oleh Mojtaba Khamenei. Meski demikian, sejumlah analis menilai kepemimpinan Iran tetap solid, bertolak belakang dengan klaim Trump yang menyebut adanya perpecahan internal.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya