Berita

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla. (foto: Istimewa)

Politik

JK Bukan Pelaku Penista Agama

RABU, 22 APRIL 2026 | 04:11 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sejumlah pelaku sejarah perdamaian konflik Poso dan Ambon kompak membela Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) terkait ceramahnya di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Dalam konferensi pers di Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa 21 April 2026, mereka terang-terangan membela JK bahwa apa yang disampaikannya dalam ceramahnya itu sudah sesuai dengan fakta saat itu.

"JK bukan pelaku penista agama. Ia justru tokoh yang mempersatukan saat terjadi konflik antar umat beragama di Poso dulu. Kedua belah pihak mengakui konstribusi JK di masa-masa sulit itu," kata Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, dikutip Rabu 22 April 2026.


Diketahui, pelapor JK di Polda Metro Jaya  adalah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), yang diketuai Sahat Martin Philip Sinurat. Ia mengaku mewakili sekitar 19 lembaga kristen dan juga ormas.

Sahat Martin Philip Sinurat diketahui kemudian adalah Plt Ketua DPW PSI Sumut. Tapi Ahmad Ali, Ketua Harian DPP PSI, membantah laporan JK itu dikaitkan dengan parpol yang dipimpin Kaesang Pangarep tersebut.

Dalam konferensi pers hari ini, JK menyentil khusus nama Ade Armando cs. Kebetulan, Ade Armando juga kader PSI tulen, dan sudah pula dilaporkan Aliansi Profesi Advokat Maluku (APAM) terkait pemotongan dan penghasutan video JK itu.

Ade Armando sudah membantah bahwa ia melakukan pemotongan. Yang ia lakukan hanyalah mengomentari video yang sudah viral itu. Sedangkan Abu Janda alias Permadi Arya yang juga dilaporkan menganggap itu sebagai dendam politik.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya