Berita

PM Hungaria Peter Magyar (Foto: AFP)

Dunia

PM Baru Hungaria Siap Jalankan Perintah ICC Tangkap Netanyahu

SELASA, 21 APRIL 2026 | 14:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perdana Menteri terpilih Hungaria, Peter Magyar, menegaskan komitmennya menjalankan surat perintah penangkapan dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) terhadap siapa pun yang berstatus buronan dan memasuki wilayah negaranya.

“Jika seseorang adalah anggota Mahkamah Pidana Internasional dan orang yang dicari memasuki negara kita, maka mereka harus ditahan,” ujar Magyar kepada wartawan, seperti dikutip dari AFP, Selasa, 21 April 2026. 

Pernyataan itu muncul di tengah sorotan atas undangan yang ia layangkan kepada Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk berkunjung ke Budapest pada tahun ini. 


Netanyahu diketahui masuk dalam daftar buronan ICC sejak 2024 atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan dalam konflik di Gaza.

PM Hongaria menegaskan, prinsip tersebut berlaku tanpa pengecualian bagi negara anggota ICC. 

“Saya tidak perlu menjelaskan semuanya secara rinci melalui telepon. Saya berasumsi bahwa setiap kepala negara dan pemerintahan sudah familiar dengan hukum-hukum ini," lanjutnya.

Sikap Magyar menandai potensi perubahan arah kebijakan Hungaria yang sebelumnya dipimpin Viktor Orban. 

Pada masa Orban, Budapest sempat mengumumkan rencana keluar dari ICC usai pertemuan dengan Netanyahu, dengan proses penarikan dijadwalkan efektif pada 2 Juni 2026.

Namun demikian, Magyar menegaskan pemerintahannya akan menghentikan proses tersebut sebelum resmi keluar dari ICC. 

Ia juga mengklarifikasi bahwa undangan kepada Netanyahu merupakan bagian dari undangan yang disampaikan kepada sejumlah kepala negara dalam rangka peringatan 70 tahun pemberontakan anti-Soviet Hungaria 1956.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya