Berita

Representative Image (Foto: Busieness Recorder)

Dunia

Irak Buka Kembali Perbatasan dengan Suriah Usai 13 Tahun Tertutup

SELASA, 21 APRIL 2026 | 13:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Irak resmi membuka kembali jalur perbatasan strategis dengan Suriah yang telah ditutup selama hampir 13 tahun akibat konflik dan munculnya kelompok ekstremis. 

Pembukaan ini menandai kembali beroperasinya seluruh titik lintas utama antara kedua negara.

Perlintasan al-Rabia di wilayah Irak, yang dikenal sebagai al-Yarubiyah di sisi Suriah, kini kembali aktif, sehingga seluruh tiga jalur perbatasan Irak-Suriah telah dibuka. 


Jalur ini sebelumnya menjadi salah satu rute perdagangan penting sebelum konflik meluas di kawasan tersebut.

Kepala Otoritas Pelabuhan Perbatasan Irak, Omar Al-Waeli, menegaskan pentingnya pembukaan kembali jalur tersebut karena akan memainkan peran penting dalam proyek jaringan jalan dan rel yang melintasi Irak dan Turki.

"Pelabuhan al-Rabia, perbatasan strategis yang telah ditutup selama hampir 13 tahun. Penyeberangan tersebut akan memainkan peran penting dalam Jalan Pembangunan," ujarnya, seperti dikutip dari New Arab, Selasa, 21 April 2026. 

Penutupan jalur sebelumnya dipicu oleh kemunculan kelompok Islamic State group yang pada 2014 merebut wilayah luas di Irak dan Suriah dalam serangan cepat. 

Meski kelompok tersebut telah berhasil dikalahkan, perlintasan al-Rabia tetap lama tidak difungsikan, kecuali untuk pengiriman bantuan kemanusiaan ke Suriah.

Situasi di sisi Suriah juga mengalami perubahan signifikan. Hingga awal tahun ini, wilayah perlintasan tersebut masih dikuasai oleh pasukan Kurdi sebelum akhirnya diserahkan kepada otoritas Suriah yang kini berkuasa usai menggulingkan mantan presiden Bashar al-Assad pada Desember 2024.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya