Berita

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu, 13 November 2024 (Foto: RMOL)

Politik

Kebijakan Energi Picu Polemik, SDR Sebut Kabinet Berjalan “Auto Pilot”

SELASA, 21 APRIL 2026 | 12:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kinerja kabinet pemerintahan saat ini menuai kritik tajam. Sejumlah pihak menilai arah kebijakan pemerintah tidak jelas, bahkan cenderung berjalan tanpa kendali. 

Sorotan khusus mengarah pada Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, yang dinilai memicu kegaduhan publik setelah kebijakan kenaikan LPG di tengah beban masyarakat akibat naiknya harga BBM.

Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, menyebut kondisi kabinet saat ini layaknya berjalan dengan sistem “auto pilot”, terutama di tengah situasi keuangan negara yang dinilai tidak kondusif.


“Kabinet hari ini bisa dikatakan kabinet ‘auto pilot’. Karena kondisi keuangan yang tidak kondusif, maka setiap menteri mengambil pilihan paling mudah, yakni menaikkan harga barang yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujar Hari kepada RMOL, Selasa, 21 April 2026.

Ia menilai, kebijakan pemerintah justru semakin menekan masyarakat melalui kenaikan berbagai kebutuhan pokok, termasuk sektor energi.

“Kita dipaksa untuk menghemat, tapi pajak dinaikkan seperti era kolonial. Di sisi lain, para elit justru mempertontonkan kemewahan,” tegasnya.

Menurut Hari, kebijakan yang tidak sensitif terhadap kondisi sosial-ekonomi hanya akan memperlebar jarak antara pemerintah dan rakyat.

“Hal tersebut menyakitkan hati rakyat. Di satu sisi masyarakat dipaksa menerima kenaikan harga, di sisi lain LPG juga akan dinaikkan,” lanjutnya.

Ia juga menyoroti lemahnya koordinasi kabinet yang dinilai membuat setiap kementerian berjalan sendiri-sendiri tanpa arah yang jelas.

Hari menambahkan, citra pemerintahan semakin menurun akibat pembiaran terhadap berbagai agenda kementerian yang dianggap tidak terukur.

“Citra pemerintahan saat ini makin tidak terjaga karena pembiaran atas agenda kementerian masing-masing. Kasus MBG, KDMP, hingga urusan Satgas PKH berjalan semaunya, selama kepentingan pribadi dan kelompok tidak terganggu,” paparnya.

Dalam konteks tersebut, Hari menilai reshuffle kabinet, khususnya di sektor energi, menjadi langkah mendesak untuk meredam kegaduhan publik.

“Reshuffle bisa menjadi obat sementara bagi pemerintahan saat ini,” ujarnya.

Namun, ia mengingatkan bahwa perombakan kabinet tidak akan cukup tanpa perubahan arah kebijakan yang benar-benar berpihak pada rakyat.

“Jika situasi terus tidak menentu, gerakan sipil akan menguat, terutama dari kelas menengah yang tertekan oleh dampak situasi global hingga nasional. Biarkan gajah-gajah bertarung, tapi jangan sampai semut terinjak-injak,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya