Berita

Kebersamaan Jokowi dan Jusuf Kalla. (Foto: Istimewa)

Politik

Hubungan Jokowi-JK Cerminan Realita Politik

Dari Kawan Jadi Saling Bantah
SELASA, 21 APRIL 2026 | 09:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik Adi Prayitno menilai pernyataan Jusuf Kalla terkait perannya dalam kemenangan Joko Widodo pada pemilihan presiden lalu perlu dibaca dalam konteks yang lebih luas.

Menurut Adi, pengakuan JK tersebut tidak bisa dilepaskan dari dinamika politik terbaru, termasuk adanya pelaporan dari sejumlah pihak terkait ceramahnya di Universitas Gadjah Mada yang dianggap menistakan agama.

“Ini mesti dibaca dalam konteks adanya pelaporan dari sejumlah pihak terkait ceramahnya di UGM,” ujar Adi lewat kanal YouTube miliknya, Selasa, 21 April 2026.


Ia menjelaskan, pernyataan JK juga merupakan bentuk tanggapan sekaligus sanggahan terhadap sebagian pendukung Jokowi yang selama ini menuding JK sebagai sosok yang tidak berterima kasih. Padahal, JK pernah mendampingi Jokowi sebagai wakil presiden.

Adi juga menyinggung isu lain yang ikut memperkeruh suasana, termasuk polemik tudingan terkait ijazah Jokowi. Ia menilai, pelaporan terhadap pihak yang dianggap menyebarkan fitnah turut memperpanas situasi politik.

Sementara itu, respons Jokowi terhadap JK yang menyebut dirinya hanyalah “orang kampung” turut memantik respons dari berbagai pihak. Politikus PSI Ahmad Ali bahkan menilai pernyataan JK berlebihan dan emosional.

“Jadi saling bantah-membantah inilah yang kemudian jadi salah satu isu politik yang luar biasa,” kata Adi.

Ia berharap tensi politik yang memanas ini tidak berlangsung lama. Menurutnya, di tengah situasi global yang bergejolak, Indonesia membutuhkan stabilitas politik yang kondusif.

“Semoga tensi politik yang seperti ini cepat berkurang, karena bagaimanapun kita butuh suasana politik yang kondusif,” ujar Direktur Parameter Politik Indonesia itu.

Adi menambahkan, Jokowi dan JK merupakan pasangan fenomenal dalam pilpres lalu, yang merepresentasikan kemenangan politik kewargaan yang dekat dengan masyarakat. Namun, dinamika politik terkini menunjukkan hubungan keduanya mulai berjarak.

“Dulunya bersama cukup lama, tapi sekarang seolah saling berjarak dan saling bantah,” ungkapnya.

Ia pun menyimpulkan, dinamika tersebut menjadi gambaran nyata perpolitikan Indonesia, di mana relasi yang dahulu erat bisa berubah menjadi perdebatan terbuka di ruang publik.

"Begitulah realita politik di Indonesia dulunya teman tapi kini saling bantah-bantahan," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya