Berita

Ilustras (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Wall Street Melemah: Meta dan Netflix Tersungkur

SELASA, 21 APRIL 2026 | 08:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Wall Street sedikit melemah di tengah meningkatnya kembali ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang memicu kekhawatiran pasar.

Dikutip dari Reuters, Selasa 21 April 2026, pada penutupan perdagangan Senin, indeks Dow Jones turun tipis 0,01 persen ke 49.442,56. Sementara S&P 500 turun 0,24 persen menjadi 7.109,14 dan Nasdaq melemah 0,26 persen ke 24.404,39.

Tekanan terbesar datang dari sektor layanan komunikasi. Saham Meta turun 2,56 persen setelah sebelumnya mencatat kenaikan selama sembilan sesi berturut-turut - rekor terpanjang sejak Oktober.


Netflix juga turun 2,55 persen dan bahkan telah merosot sekitar 12 persen sejak merilis laporan keuangan dan mengumumkan mundurnya salah satu pendirinya pekan lalu.

Dari sisi volatilitas, indeks VIX - yang sering disebut sebagai “indikator ketakutan” pasar - naik ke level 18,85 setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi dalam sepekan. Ini menunjukkan meningkatnya kekhawatiran investor terhadap risiko pasar.

Kondisi pasar semakin dinamis setelah muncul kabar bahwa Iran mempertimbangkan menghadiri pembicaraan damai dengan AS di Pakistan. Namun, informasi tersebut masih simpang siur setelah ada bantahan terkait kehadiran pejabat tinggi AS dalam perundingan tersebut. 

Di sisi lain, Iran sempat membuka Selat Hormuz yang memicu reli pasar, tetapi kembali menutupnya pada akhir pekan, sehingga menambah ketidakpastian.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya