Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

SELASA, 21 APRIL 2026 | 08:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar AS di pasar uang New York sedikit melemah pada perdagangan Senin 20 April 2026 waktu setempat. 

Setelah sempat menguat akibat kepanikan di akhir pekan, Indeks Dolar AS (DXY) ukuran kekuatan greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama termasuk Euro dan Yen, akhirnya melandai. DXY turun 0,39 persen ke level 98,07 seiring kembalinya optimisme pasar terhadap jalur diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran.

Penurunan ini menandai meredanya perburuan aset safe-haven. Meski tensi sempat memanas akibat insiden penyitaan kapal kargo Iran, langkah Pakistan yang berupaya memediasi perundingan damai memberikan napas lega bagi investor. 


Akibatnya, Dolar AS pun melemah terhadap sejumlah mata uang utama, dengan Euro menguat ke posisi 1,1781 Dolar AS dan Pound sterling naik ke 1,3535 Dolar AS. 

Secara tren bulanan, posisi Dolar sebenarnya masih dalam tekanan dengan koreksi sebesar 1,78 persen  sepanjang April. 

Analis menilai puncak kekhawatiran pasar sudah terlewati pada Maret lalu, sehingga saat ini pergerakan Dolar cenderung lebih stabil. 

Meski begitu, indeks DXY tetap dibayangi ketidakpastian dari pasar energi global dan rencana dengar pendapat calon Bos Fed, Kevin Warsh, yang akan menentukan arah kebijakan moneter AS ke depan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya