Berita

Program 'Menganyam Kebaikan untuk Indonesia' di Pulau Solor, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama BNI (Foto: Istimewa).

Bisnis

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

SELASA, 21 APRIL 2026 | 07:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus memperluas jangkauan pemberdayaan perempuan di wilayah Timur Indonesia melalui inisiatif 'Menganyam Kebaikan untuk Indonesia'. 

Berpusat di Pulau Solor, Flores Timur, NTT, program ini telah merangkul lebih dari 430 perempuan penganyam daun lontar di 13 titik lokasi untuk meningkatkan taraf hidup dan kualitas kerajinan mereka.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menjelaskan bahwa program yang dimulai sejak September 2024 ini mengusung konsep berkelanjutan. Fokusnya tidak hanya pada produksi, tetapi juga penguatan lembaga ekonomi hingga sektor kesehatan.


"Melalui program Menganyam Kebaikan untuk Indonesia, BNI ingin menghadirkan pemberdayaan yang berkelanjutan bagi perempuan, khususnya di wilayah 3T. Kami percaya, ketika perempuan berdaya, maka keluarga dan masyarakat di sekitarnya juga akan ikut tumbuh," ungkap Okki dalam keterangan resmi di Jakarta, dikutip Selasa 21 April 2026.

Di tengah keterbatasan lahan produktif di Pulau Solor, anyaman lontar menjadi tumpuan ekonomi bagi para ibu rumah tangga. Meski memiliki potensi besar, mereka kerap terbentur masalah standar mutu dan akses pasar. Untuk mengatasinya, BNI menggandeng Yayasan Du Anyam dalam membangun ekosistem kerja yang terpadu. Dampaknya nyata; saat ini sekitar 79 persen produk yang dihasilkan telah memenuhi standar kualitas tinggi.

Dukungan BNI juga mencakup pembangunan infrastruktur fisik. Selain mendirikan Rumah Anyam di Desa Bubu Atagamu sebagai pusat kegiatan, BNI juga membangun jaringan pipa air bersih dengan 30 titik keran untuk membantu kebutuhan harian 263 kepala keluarga.

Tak berhenti di sisi ekonomi, program ini juga menyentuh aspek sosial melalui intervensi gizi. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada 98 balita selama dua pekan terbukti efektif menekan angka masalah gizi buruk sebesar 10,20 persen.

Guna menjamin kemandirian jangka panjang, BNI memfasilitasi berdirinya Koperasi Serba Usaha (KSU) Ina Senaren sebagai wadah resmi para pengrajin. 

"Melalui koperasi ini, para perempuan tidak hanya berperan sebagai pengrajin, tetapi juga sebagai pelaku usaha yang mampu mengelola bisnis, memperluas akses pasar, serta memanfaatkan layanan keuangan formal," pungkas Okki.

Langkah komprehensif ini menegaskan posisi BNI dalam memperkuat peran perempuan sebagai tulang punggung ekonomi di daerah tertinggal, sekaligus melestarikan tradisi lokal agar tetap relevan dan bernilai ekonomi tinggi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya