Berita

Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi. (Foto: PPID DKI)

Nusantara

Indonesia Hasilkan 144 Ribu Ton Sampah per Hari

Setara 12 Candi Borobudur
SELASA, 21 APRIL 2026 | 02:10 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Volume sampah di Indonesia mencapai angka setara 12 Candi Borobudur setiap hari.

Mengutip data Kementerian Lingkungan Hidup, CEO Waste4Change Mohamad Bijaksana Junerosano mengatakan, timbunan sampah nasional saat ini mencapai sekitar 144.000 ton per hari.

"Tapi kalau kita bilang 12 Candi Borobudur per hari lumayan ada imajinasi, sebanyak itulah sampah yang kita hasilkan setiap hari," kata Seno dalam Refleksi Hari Bumi: Meninjau Ulang Sistem Pengelolaan Sampah Indonesia, Jakarta, Senin 20 April 2026.


Ia menambahkan, dalam setahun jumlah sampah di Indonesia bahkan setara dengan 4.380 bangunan Candi Borobudur.

Menurutnya, persoalan utama pengelolaan sampah di dalam negeri masih berkutat pada pola lama yaitu hanya memindahkan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA), bukan menyelesaikannya.

"Atau pun kalau nggak ke TPA masuk ke sungai, masuk ke laut, dan lain-lain, dan itu merugikan kita juga," kata Seno.

Lebih lanjut, Seno mengungkapkan, tingkat pengelolaan sampah di Indonesia masih tergolong rendah.

"Baru sekitar 25 persen selesai terkelola," kata Seno.

Sampah tersebut, kata Seno, masih belum terselesaikan dengan baik dan menumpuk di TPA, bahkan memicu longsor yang menelan korban jiwa.

"Bulan lalu, TPA di Bantar Gebang juga longsor tujuh orang meninggal," kata Seno.

Di sisi lain, praktik pembakaran sampah secara sembarangan, kata Seno, juga masih terjadi di masyarakat meski berbahaya bagi kesehatan.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya