Berita

Foto: Dok. Pertamina

Nusantara

4.090 Pelaut Indonesia Jadi Kekuatan Pertamina di Pasar Global

SENIN, 20 APRIL 2026 | 12:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

PT Pertamina International Shipping (PIS), Subholding Integrated Marine Logistics PT Pertamina (Persero), terus memperkuat daya saing bisnis maritim Indonesia di pasar global dengan mengandalkan talenta pelaut nasional sebagai tulang punggung operasional perusahaan.

PIS mengelola layanan transportasi dan logistik energi yang melayani pasar domestik maupun internasional. Dalam menjalankan operasinya, perusahaan bekerja sama dengan berbagai penyewa dan manajemen kapal sesuai praktik industri pelayaran global serta mengacu pada regulasi internasional dan standar keselamatan yang ketat.

Pjs. Corporate Secretary PIS, Vega Pita, mengatakan ekspansi ke pasar internasional merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan daya saing sekaligus memperkuat kontribusi sektor maritim terhadap perekonomian nasional.


“Strategi ini kami jalankan untuk memperluas pasar dan meningkatkan kontribusi Indonesia dalam industri maritim global. Di sisi lain, kapal-kapal Pertamina tetap didominasi oleh pelaut Indonesia yang mencapai sekitar 94 persen dari total awak kapal,” ujar Vega.

Saat ini, Pertamina Group mempekerjakan sekitar 4.090 pelaut Indonesia yang bertugas di kapal-kapal domestik maupun internasional. Jumlah tersebut jauh lebih besar dibandingkan pelaut asing yang tercatat sekitar 278 orang atau sekitar 6 persen dari total awak kapal.

Menurut Vega, komposisi tersebut menunjukkan komitmen Pertamina dalam memberikan peluang bagi pelaut Indonesia untuk berkembang dan bersaing di tingkat global.

“Penguatan kompetensi dan keterlibatan pelaut nasional menjadi bagian penting dari upaya Pertamina dalam membangun industri maritim yang berdaya saing serta memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional,” tutupnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya