Berita

Kepala BPOM Taruna Ikrar. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Nusantara

Ketamine hingga Tramadol Disalahgunakan, 400 Ribu Botol Beredar

SENIN, 20 APRIL 2026 | 15:47 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Penyalahgunaan obat-obatan tertentu seperti ketamine dan tramadol kian mengkhawatirkan. 

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencatat jumlah peredaran yang disalahgunakan melonjak tajam hingga menembus lebih dari 400 ribu botol.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengungkapkan, tren ini meningkat drastis dalam beberapa tahun terakhir. 


“Sebelumnya sekitar 50 ribu, naik jadi 150 ribu, dan sekarang lebih dari 400 ribu,” ujar Taruna di Jakarta, Senin, 20 April 2026. 

Obat-obatan tersebut tidak lagi digunakan sesuai fungsi medis. Ketamine misalnya, sering ditemukan di tempat hiburan, dicampur rokok hingga disuntikkan di luar fasilitas kesehatan. Bahkan, BPOM juga menemukan bentuk lain seperti campuran dalam vape.

Sementara itu, tramadol kerap dikombinasikan dengan zat lain seperti trihexyphenidyl untuk menghasilkan efek mirip narkotika. Praktik ini dinilai semakin marak dan menyasar generasi muda.

Taruna menegaskan, skala penyalahgunaan saat ini bukan lagi kasus sporadis, melainkan sudah masif dan membahayakan. 

“Kalau satu botol dipakai satu-dua orang, bisa dibayangkan berapa banyak anak muda yang terdampak,” tegasnya.

BPOM menyatakan telah memperketat regulasi dengan memasukkan obat-obatan tersebut ke dalam kategori pengawasan khusus. Selain itu, pengawasan akan diperluas tidak hanya ke apotek, tetapi juga toko obat hingga gerai di masyarakat.

Untuk penindakan, BPOM akan menggandeng aparat kepolisian karena keterbatasan personel di lapangan. Langkah ini diambil guna menekan peredaran dan melindungi masyarakat dari dampak penyalahgunaan yang kian meluas.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya