Berita

Gambar tersebut diunggah oleh jurnalis Palestina Younis Tirawi di akun X-nya (Foto: Screenshot/@ytirawi/X)

Dunia

Video Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus Tuai Kecaman Dunia

SENIN, 20 APRIL 2026 | 09:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah video yang memperlihatkan aksi perusakan patung Yesus Kristus oleh seorang tentara Israel di Lebanon selatan memicu gelombang kemarahan global. 

Rekaman yang memperlihatkan tentara Israel terlihat menggunakan jackhammer untuk menghancurkan bagian kepala patung Yesus dengan cepat menyebar luas di media sosial dan menuai kecaman dari berbagai kalangan lintas negara dan agama.

Militer Israel akhirnya mengakui keaslian gambar yang beredar tersebut. Dalam pernyataannya, mereka membenarkan bahwa insiden itu melibatkan seorang prajurit yang bertugas di wilayah Lebanon selatan.


“Tentara Israel telah mengkonfirmasi bahwa foto yang menunjukkan seorang tentara Israel melukai simbol Kristen di Lebanon selatan adalah asli," ungkap mereka, seperti dikutip dari TRT World, Senin, 20 April 2026. 

Peristiwa ini memicu kemarahan luas, terutama karena menyasar simbol keagamaan di tengah situasi konflik yang masih memanas.

Meski demikian, pihak militer Israel menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan bagian dari kebijakan resmi. 

Mereka mengklaim tidak memiliki niat untuk merusak fasilitas sipil maupun simbol keagamaan. 


“Tidak memiliki niat untuk merusak infrastruktur sipil, termasuk bangunan keagamaan atau simbol keagamaan,” tegas militer Israel. 

Kecaman keras datang dari berbagai tokoh internasional. Mantan anggota Kongres AS Marjorie Taylor Greene mempertanyakan posisi Israel sebagai sekutu utama yang menerima bantuan besar dari Amerika. 

Sementara jurnalis Ryan Grim menyebut insiden tersebut sebagai bagian dari rangkaian panjang pelanggaran. 

“Tentara Israel telah mengunggah gambar kejahatan perang dan penodaan budaya mereka selama dua setengah tahun berturut-turut tanpa henti,” tegasnya. 

Komentator politik Matt Gaetz turut mengecam keras tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai aksi yang mengerikan.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya