Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: AA)

Dunia

Trump Kirim Delegasi ke Pakistan untuk Lobi Iran Soal Selat Hormuz

MINGGU, 19 APRIL 2026 | 22:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan pengiriman delegasi ke Islamabad, Pakistan, untuk membuka negosiasi dengan Iran di tengah meningkatnya ketegangan di Strait of Hormuz.

Dalam pernyataannya pada Minggu, 19 April 2026, Trump menegaskan bahwa utusan Washington akan segera tiba guna memulai pembicaraan. 

“Perwakilan saya akan berangkat ke Islamabad, Pakistan, Mereka akan berada di sana besok malam untuk melakukan negosiasi,” tulisnya melalui akun Truth Social, seperti dikutip dari Reuters. 


Meski demikian, Trump juga melontarkan tudingan keras terhadap Teheran yang disebutnya telah melanggar kesepakatan gencatan senjata. Ia mengklaim Iran menargetkan kapal-kapal di Selat Hormuz, termasuk kapal Prancis dan kapal berbendera Inggris. 

“Iran memutuskan untuk menembakkan peluru kemarin di Selat Hormuz — Sebuah Pelanggaran Total terhadap Perjanjian Gencatan Senjata kita!” ujarnya.

Trump turut menyinggung ancaman Iran untuk menutup jalur pelayaran strategis tersebut. Menurutnya, langkah itu justru akan merugikan Iran sendiri. 

“Mereka membantu kita tanpa menyadarinya, dan merekalah yang dirugikan dengan ditutupnya jalur tersebut, 500 juta dolar per hari,” kata Trump.

Di sisi lain, Trump menyatakan jalur logistik global tetap berjalan dan kapal-kapal menuju Amerika Serikat terus bergerak ke pelabuhan di Texas, Louisiana, dan Alaska. 

Ia menegaskan Washington telah menawarkan kesepakatan yang dianggap adil kepada Iran. Namun, nada keras tetap mengemuka jika proposal itu ditolak. 

“Kami menawarkan KESEPAKATAN yang sangat adil dan masuk akal, dan saya harap mereka menerimanya karena, jika tidak, Amerika Serikat akan menghancurkan setiap Pembangkit Listrik, dan setiap Jembatan, di Iran. TIDAK ADA LAGI PRIA BAIK HATI!” tegasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya