Berita

SPBU Pertamina. (Foto: RMOL)

Bisnis

Pemerintah Tetap Jaga Kelas Menengah di Tengah Kenaikan BBM Non Subsidi

MINGGU, 19 APRIL 2026 | 07:48 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai Sabtu, 18 April 2026. Penyesuaian ini berlaku untuk sejumlah jenis BBM, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Kenaikan harga tersebut menjadi bagian dari penyesuaian terhadap dinamika pasar energi global. Meski demikian, pemerintah tidak menaikkan harga BBM jenis Pertalite dan Pertamax.

Anggota DPR RI, Mardani Ali Sera, menilai kebijakan ini bukan keputusan yang mudah bagi pemerintah. Namun ia tetap memberikan apresiasi karena perlindungan terhadap masyarakat, khususnya kelas menengah, masih menjadi perhatian.


“Pasti berat bagi pemerintah menaikkan BBM nonsubsidi. Tapi apresiasi karena Pertalite dan Pertamax tidak naik. Kelas menengah tetap dijaga,” ujarnya lewat akun X, Minggu, 19 April 2026.

Meski begitu, Mardani mengingatkan bahwa tantangan ekonomi ke depan masih cukup berat. Pemerintah dinilai memiliki ruang yang terbatas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Jalan menanjak masih panjang. Pemerintah punya jendela sempit menaikkan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen. Tidak mudah, tapi wajib dilakukan agar keluar dari middle income trap country,” jelasnya.

Secara perinci, harga Pertamax Turbo kini dibanderol sebesar Rp 19.400 per liter, naik Rp 6.300 dari sebelumnya seharga Rp 13.100 per liter. Kemudian harga Dexlite menjadi sebesar Rp 23.600 per liter, melonjak Rp 9.400 dari sebelumnya seharga Rp 14.200 per liter.

Begitu pula dengan Pertamina Dex yang harganya menjadi sebesar Rp 23.900 per liter, melonjak Rp 9.400 dari sebelumnya yang seharga Rp 14.500 per liter. Sementara untuk harga Pertamax tetap dibanderol sebesar Rp 12.300 per liter, serta Pertamax Green 95 tetap seharga Rp 12.900 per liter.



Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya