Bendera OPM dan senjata yang disita Tim Gabungan TNI-Polri. (Foto: Puspen TNI)
Bendera OPM dan senjata yang disita Tim Gabungan TNI-Polri. (Foto: Puspen TNI)
Peristiwa naas tersebut terjadi pada tanggal 14 April 2026 di Kampung Kembru, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak. Insiden kejam ini mengakibatkan 12 orang meninggal dunia serta memaksa puluhan warga lainnya terpaksa mengungsi ke Distrik Melanikime dan wilayah sekitarnya demi menyelamatkan nyawa.
Dalam keterangan Puspen TNI yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu, 19 April 2026, hingga saat ini masih terdapat korban yang sedang mendapatkan perawatan intensif di RSUD Kabupaten Puncak Jaya. Salah satu korban berinisial N.K mengalami luka sobek pada bagian kaki kanan namun saat ini dalam kondisi sadar.
Populer
Rabu, 08 April 2026 | 05:43
Senin, 13 April 2026 | 14:18
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 09 April 2026 | 12:18
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Senin, 13 April 2026 | 08:21
Kamis, 16 April 2026 | 18:10
UPDATE
Minggu, 19 April 2026 | 05:59
Minggu, 19 April 2026 | 05:45
Minggu, 19 April 2026 | 05:23
Minggu, 19 April 2026 | 04:55
Minggu, 19 April 2026 | 04:35
Minggu, 19 April 2026 | 04:15
Minggu, 19 April 2026 | 03:53
Minggu, 19 April 2026 | 03:30
Minggu, 19 April 2026 | 03:14
Minggu, 19 April 2026 | 02:55