Berita

Presiden AS Donald Trump. (Foto: AP/Evan Vucc)

Dunia

Trump Ancam Rebut Uranium dan Serang Iran Lagi

MINGGU, 19 APRIL 2026 | 01:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan ancaman terhadap Iran terkait kepemilikan uranium. Ia memperingatkan Washington siap mengambil paksa bahan nuklir tersebut jika kesepakatan tidak tercapai.

"Kita akan masuk bersama Iran, dan kita akan mengambilnya (uranium) bersama-sama, dan kita akan membawanya kembali ke AS," kata Trump kepada wartawan, seperti dikutip Anadolu Agency pada Sabtu, 18 April 2026

"Jika kita tidak melakukan itu, kita akan mendapatkannya dalam bentuk yang berbeda, bentuk yang jauh lebih tidak ramah," tambah Trump.


Tak hanya itu, Trump bahkan sesumbar bakal mengambil uranium Iran menggunakan banyak ekskavator. Ia juga membuka peluang aksi militer jika negosiasi menemui jalan buntu.

"Mungkin, saya tidak akan memperpanjangnya, namun blokade akan tetap ada. Tetapi mungkin saya tidak akan memperpanjangnya, jadi Anda memiliki blokade, dan sayangnya, kita harus mulai menjatuhkan bom lagi," jelas dia.

Di sisi lain, Trump menepis spekulasi terkait rencana Iran memungut tarif bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz.

"Pembatasannya adalah Anda tidak dapat memberlakukan pungutan tol. Tidak akan ada pungutan tol," imbuhnya.

Pernyataan Trump muncul di tengah keputusan Iran membuka Selat Hormuz selama masa gencatan senjata dengan Amerika Serikat. Gencatan senjata kedua negara dijadwalkan berakhir pada Rabu pekan depan.


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya