Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

SABTU, 18 APRIL 2026 | 07:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa melonjak tajam pada Jumat 17 April 2026 waktu setempat, atau Sabtu dini hari WIB, didorong oleh meredanya ketegangan geopolitik setelah Iran membuka kembali Selat Hormuz untuk pelayaran komersial.

Langkah ini memicu penurunan harga energi dan meredakan kekhawatiran stagflasi di kawasan tersebut.

Indeks STOXX 50 zona Euro memimpin penguatan dengan kenaikan 2 persen ke level 6.054, diikuti oleh STOXX 600 pan-Eropa yang menyentuh level tertinggi sejak Februari. 


Di Jerman, indeks DAX melonjak ke posisi tertinggi dalam tujuh minggu didorong oleh sektor teknologi dan manufaktur seperti Infineon dan Siemens. DAX melonjak lebih dari 2 persen mendekati 24.700. 

Saham Siemens dan Siemens Energy keduanya meningkat lebih dari 3 persen. 

Sementara itu, indeks CAC 40 Prancis terangkat 2 persen dan ditutup di level 8.425. Penguatan ini didorong oleh performa solid sektor barang mewah seperti Hermes dan LVMH, yang masing-masing sahamnya naik 5,2 persen dan 3,2 persen. Saham L'Oreal bertambah 2 persen. Sektor perbankan solid yang dipimpin oleh BNP Paribas di tengah prospek perbaikan kualitas kredit. 

Di bursa London, FTSE 100 naik lebih dari 0,5 persen, mencapai level tertinggi dalam enam minggu, eskipun kenaikannya tertahan oleh koreksi dalam pada saham-saham raksasa energi seperti BP dan Shell yang terdampak anjloknya harga komoditas. 

Namun, sektor perjalanan seperti EasyJet dan IAG justru menjadi pemenang utama karena penurunan biaya bahan bakar. 

Secara keseluruhan, pergerakan pasar mencerminkan pergeseran modal dari sektor energi dan utilitas menuju sektor siklikal, industri, dan keuangan yang diuntungkan oleh meredanya tekanan inflasi dan ekspektasi kebijakan moneter yang lebih stabil.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya