Berita

Organisasi keulamaan dan keumatan Da'i Rantau Minang (DARAM). (Foto: Istimewa)

Nusantara

DARAM Canangkan Proyek Islamic Center Terpadu

SABTU, 18 APRIL 2026 | 01:33 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Organisasi keulamaan dan keumatan Da'i Rantau Minang (DARAM) berencana membangun Islamic Center berskala internasional. 

Proyek ini akan dicanangkan bersamaan dengan agenda silaturahmi akbar serta peresmian kantor DPP DARAM di Jatiwarna, Pondok Melati, Kota Bekasi pada 18 April 2026.

Ketua Umum DARAM, Elfa Mukhlis mengatakan, pembangunan Islamic Center tersebut merupakan bagian dari upaya strategis organisasi dalam merealisasikan visi besar DARAM sebagai pusat peradaban Islam modern. 


"DARAM menargetkan kawasan ini mampu melahirkan generasi yang memiliki akidah kuat, berakhlak mulia, serta mampu bersaing di tingkat global," kata Elfa dalam keterangan tertulis, Sabtu 18 April 2026.

Selain pembangunan Islamic Center, DARAM juga merencanakan pembangunan kawasan hunian serta area bisnis bernuansa Islami. Konsep ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang mendukung aktivitas keagamaan, pendidikan, sekaligus pemberdayaan ekonomi umat.

DARAM sendiri merupakan organisasi yang menghimpun para dai, ulama, dan aktivis Islam asal Minangkabau yang tersebar di berbagai daerah, baik di dalam maupun luar negeri. 

Saat ini, organisasi tersebut telah memiliki sekitar seribu anggota dengan jaringan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) di 16 provinsi di Indonesia.

DARAM juga telah memperluas jangkauannya ke tingkat global dengan membentuk Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) di sedikitnya 12 negara, di antaranya Amerika Serikat, Australia, Arab Saudi, Mesir, Malaysia, Brunei Darussalam, Libya, Yordania, Jepang, dan Yaman.

"Dengan jaringan yang luas tersebut, DARAM optimistis pembangunan Islamic Center ini akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran dakwah dan kontribusi umat Islam Indonesia di tingkat global," pungkas Elfa.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya