Berita

Film Ghost in the Cell

Entertainment

Ghost in the Cell: Teror Gaib dan Lomba Berbuat Baik di Balik Jeruji Besi

JUMAT, 17 APRIL 2026 | 09:11 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Sineas kawakan Joko Anwar kembali menggebrak layar lebar lewat karya terbarunya yang bertajuk Ghost in the Cell. Memadukan elemen horor yang mencekam dengan sentuhan komedi yang segar, film ini menyajikan premis unik mengenai teror mematikan di dalam lingkungan penjara yang tertutup.

Kisah ini berpusat pada tokoh Dimas (Endy Arfian), seorang jurnalis malang yang harus mendekam di Lapas Labuhan Angsana akibat dijebak dalam sebuah kasus pembunuhan brutal terhadap atasannya. Di dalam sel, Dimas dihadapkan pada kerasnya ekosistem penjara yang korup.

Ia harus bertahan di tengah kejamnya hierarki antar narapidana dan ulah para sipir yang kerap menyalahgunakan kekuasaan. Namun, masalah sesungguhnya baru dimulai ketika rentetan kematian misterius dan brutal menimpa para tahanan satu per satu semenjak kedatangan Dimas.


Hantu yang Mengincar Amarah

Melalui penyelidikan mendalam yang dilakukan oleh Anggoro (Abimana Aryasatya) bersama rekan-rekan tahanan lainnya, terungkap fakta mengerikan bahwa ada entitas gaib yang tengah meneror lapas tersebut.

Menariknya, hantu ini secara spesifik hanya mengincar mereka yang memendam amarah dan energi negatif.

Alhasil, demi bertahan hidup, para narapidana yang biasanya beringas ini terpaksa melakukan hal yang tidak lazim di balik jeruji: mereka berlomba-lomba berbuat kebaikan agar terhindar dari incaran sang hantu.

Di balik intrik tersebut, teror gaib ini ternyata tidak sekadar kejadian mistis biasa, melainkan memiliki benang merah dengan kasus korupsi raksasa di Kalimantan yang sempat diliput oleh Dimas.

Kini, para tahanan harus bersatu melawan dua ancaman sekaligus, yakni penindasan dari manusia dan teror tak kasat mata.

Bertabur Bintang dan Tayang Global

Diproduksi oleh Come and See Pictures, film berdurasi 106 menit ini disutradarai sekaligus ditulis naskahnya oleh Joko Anwar, dengan Tia Hasibuan duduk di kursi produser.

Ghost in the Cell turut dimeriahkan oleh jajaran aktor papan atas Indonesia, termasuk Rio Dewanto, Lukman Sardi, Bront Palarae, Tora Sudiro, Aming, Morgan Oey, dan Kiki Narendra.

Kualitas film ini pun siap diuji di kancah internasional. Rencananya, Ghost in the Cell akan didistribusikan ke 86 negara, mencakup wilayah Asia Tenggara, Amerika Utara, Jerman, Swiss, Rusia, hingga Italia.

Bagi penikmat sinema di Tanah Air, film ini sudah dapat disaksikan di jaringan bioskop Indonesia mulai 16 April 2026.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya