Berita

Jubir Kemlu Yvonne Mewengkang (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Kemlu Evakuasi 45 WNI dari Iran, Tiba Pekan Ini

RABU, 15 APRIL 2026 | 16:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Evakuasi lanjutan WNI dari Iran kembali berlangsung, dengan 45 orang ditargetkan tiba di Tanah Air dalam waktu dekat.

Menurut laporan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI proses pemulangan WNI gelombang ketiga dari Iran dilakukan secara bertahap mulai tanggal 14 hingga 16 April 2026. 

“Para WNI yang dievakuasi dijadwalkan tiba secara bertahap melalui tiga kloter ketibaan pada 14-16 April 2026,” ungkap laporan tersebut, seperti dikutip pada Rabu, 15 April 2026. 


Kemlu memastikan kloter pertama telah tiba dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, pada Selasa, 14 April 2o26, pukul 18.00 WIB, setelah menempuh perjalanan udara dari Baku, Azerbaijan. 

Setibanya di Jakarta, para WNI tersebut langsung diserahterimakan kepada Dinas Sosial DKI Jakarta serta Badan Penghubung provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Lampung untuk proses pemulangan lanjutan ke daerah asal masing-masing.

Adapun kloter kedua dijadwalkan tiba di Jakarta pada Rabu ini, sementara kloter ketiga repatriasi akan mendarat pada Kamis, 16 April 2o26. 

Skema pemulangan bertahap ini ditempuh guna memastikan kelancaran proses evakuasi di tengah dinamika situasi keamanan kawasan.

Berdasarkan catatan KBRI Teheran per 7 April 2026, masih terdapat 281 WNI yang berada di wilayah Iran, mayoritas merupakan pelajar atau mahasiswa di Kota Qom, sementara lainnya adalah pekerja migran dan ekspatriat. 

Sementara itu, Plt. Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah dalam taklimat media di Jakarta, Rabu (8/4), menyampaikan bahwa lebih dari 700 WNI yang masih tertahan di Timur Tengah akibat gangguan penerbangan diupayakan dapat segera kembali ke Tanah Air secara bertahap. 

Hingga pekan lalu, perwakilan RI di kawasan tersebut telah memfasilitasi repatriasi mandiri terhadap 2.284 WNI, di luar jamaah umrah yang juga terdampak situasi serupa.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya