Berita

Representative Image (Foto: TETO)

Dunia

Akun TikTok Call Center TETO Palsu, Warga Diminta Waspada Penipuan Visa Taiwan

SELASA, 14 APRIL 2026 | 21:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taipei (TETO) di Jakarta memastikan bahwa akun TikTok @callcenterteto merupakan akun palsu yang tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan lembaga resmi tersebut. 

Dalam pernyataan resminya pada Selasa, 14 April 2026, TETO menegaskan bahwa akun TikTok itu menyalahgunakan berbagai materi kegiatan resmi yang pernah digelar, baik di Jakarta maupun Surabaya. 

Konten yang diunggah disebut diambil tanpa izin dari kegiatan seperti resepsi Hari Nasional, pertukaran budaya, hingga layanan konsuler.


“Akun tersebut bukan akun resmi yang diberi otorisasi oleh kantor kami. Seluruh konten yang dipublikasikan merupakan penyalahgunaan tanpa izin atas materi kegiatan yang pernah diselenggarakan oleh kantor TETO di Jakarta maupun Kantor Perwakilan di Surabaya,” tegas TETO.

Tak hanya mencatut nama, akun palsu itu juga menawarkan layanan konsultasi visa Taiwan serta memungut biaya dari masyarakat. 

“Akun dimaksud tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan kantor kami, dan seluruh informasi serta layanan yang ditawarkan adalah tidak benar,” lanjut pernyataan tersebut.

TETO kembali menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menyediakan layanan pengurusan visa maupun konsultasi berbayar melalui akun tidak resmi. 

Adapun akun resmi TETO antara lain Facebook (Taiwan di Indonesia) dan X (Taiwan di Indonesia). 

“Kantor TETO tidak pernah menyediakan layanan pengurusan visa maupun konsultasi berbayar melalui akun tidak resmi atau akun pribadi apa pun,” demikian penegasan yang disampaikan.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diminta untuk tidak menghubungi akun tersebut maupun memberikan data pribadi atau melakukan transaksi dalam bentuk apa pun. 

“Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan untuk tidak menghubungi akun tersebut, dan tidak memberikan data pribadi maupun melakukan pembayaran dalam bentuk apa pun guna menghindari potensi penipuan,” tegasnya. 

TETO mengatakan kasus akun palsu itu telah dilaporkan ke Kepolisian Republik Indonesia untuk ditindaklanjuti.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya