Berita

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Lucy Kurniasari. (Foto: Istimewa)

Politik

Komisi IX DPR:

Pembelian Motor dan Kaos Kaki BGN Hamburkan Anggaran

SELASA, 14 APRIL 2026 | 13:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penggunaan anggaran oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang dinilai tidak fokus pada substansi program Makan Bergizi Gratis (MBG), disorot Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Lucy Kurniasari. 

Menurut Lucy, BGN justru mengalokasikan anggaran untuk pengadaan 21.801 unit motor dengan harga mencapai Rp42 juta per unit. 

Selain itu, BGN juga disebut menganggarkan sekitar Rp6,9 miliar untuk pembelian 17.000 pasang kaos kaki, dengan harga per pasang sekitar Rp100 ribu.


Lucy menilai, harga tersebut tampak tidak wajar dan menimbulkan pertanyaan mengenai nilai riil dari pengadaan barang tersebut.

“Penggunaan anggaran selain untuk menu makanan mengindikasikan adanya upaya penghamburan anggaran,” kata Lucy kepada wartawan, Selasa 14 April 2026.

Pasalnya, kata Lucy, di tengah kebijakan efisiensi anggaran di berbagai kementerian dan lembaga, BGN justru terkesan mengalokasikan dana untuk hal yang bukan prioritas. Terlebih, sebagian anggaran BGN disebut berasal dari realokasi kementerian lain.

Lebih jauh, Lucy menilai BGN terlalu berfokus pada pengadaan barang, alih-alih membenahi persoalan mendasar, yakni tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurutnya, hingga saat ini masih banyak SPPG yang belum memenuhi standar, baik dari sisi higienitas, sanitasi, maupun manajemen operasional. Bahkan, penutupan sementara ribuan SPPG disebut menjadi bukti bahwa tata kelolanya masih bermasalah.

“Belum semua SPPG memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi dan infrastriktur SPPG yang belum standar. Hal ini diduga menjadi penyebab terjadinya banyak kasus keracunan penerima manfaat MBG,” kata Lucy.

Atas dasar itu, Lucy meminta BGN memprioritaskan pembenahan SPPG guna memastikan kualitas gizi dalam program MBG benar-benar terpenuhi.

“Jangan sampai BGN menjadi Petruk dadi ratu yang dapat menggagalkan program MBG yang mulia ini. Hal itu tentu tak boleh terjadi,” pungkas Lucy.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya