Berita

Menteri Umrah dan Haji, Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan (tengah). (Foto: tangkapan layar dari siaran TVR Parlemen)

Nusantara

Menhaj Ajukan Kenaikan Biaya Penerbangan Haji Rp 1,77 Triliun

SELASA, 14 APRIL 2026 | 12:13 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengajukan persetujuan ke Komisi VIII DPR RI terkait kenaikan biaya penerbangan haji 2026 yang mencapai Rp 1,77 triliun. Hal ini menyusul lonjakan biaya dari maskapai. 

Ia menjelaskan, kenaikan dipicu oleh naiknya harga avtur dan fluktuasi nilai tukar yang menekan biaya operasional penerbangan haji. Secara total, biaya melonjak dari Rp 6,69 triliun menjadi Rp 8,46 triliun.

“Kami berharap pada kesempatan rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI ini dapat disetujui dan diputuskan mengenai besaran dan sumber pembiayaan untuk memenuhi penyesuaian biaya tersebut,” ujar Gus Irfan dalam rapat kerja di DPR, Selasa, 14 April 2026. 


Rinciannya, Garuda Indonesia mengusulkan kenaikan sebesar Rp 974,8 miliar, sementara Saudi Airlines Rp 802,8 miliar. Kenaikan ini menjadi dasar pemerintah mencari solusi pembiayaan tambahan.

Meski terjadi lonjakan biaya, pemerintah memastikan jemaah tidak akan dibebani. Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar kenaikan tersebut tidak dibebankan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah Presiden telah menegaskan lonjakan biaya ini jangan dibebankan kepada jemaah,” kata Gus Irfan.

Pemerintah saat ini menyiapkan sejumlah skema pembiayaan untuk menutup selisih biaya tersebut. Kementerian juga berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung guna memastikan aspek hukum, termasuk status force majeure dan legalitas sumber dana.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya