Berita

Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Gusma usai memberikan keterangan ke penyidik Ditsiber Polda Metro Jaya pada Senin, 13 April 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Politik

Usai Laporkan Ceramah JK, Gusma Serahkan Bukti ke Penyidik

SELASA, 14 APRIL 2026 | 11:07 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, memenuhi panggilan penyidik Ditsiber Polda Metro Jaya pada Senin 13 April 2026 untuk memberikan keterangan terkait laporan yang ia ajukan terhadap Jusuf Kalla.

Laporan tersebut berkaitan dengan isi ceramah Jusuf Kalla yang videonya beredar luas di media sosial dan memicu perdebatan publik. 

Dalam pemeriksaan, Gusma dimintai penjelasan mulai dari asal-usul video, isi pernyataan yang dipersoalkan, waktu kejadian, hingga dampak yang ditimbulkan di masyarakat.


"Pertama kali saya atau kami mendapatkan informasi atau video tersebut dari mana; lalu apa yang dipersoalkan, lengkap ya dengan tanggal berapa. Terus kemudian ditanya juga kira-kira siapa yang terdampak, atau apa namanya, yang terakibat dari isi ceramah tersebut; Bagaimana situasi yang dimaksud kegaduhan," kata Gusma kepada media di Jakarta.

Tak hanya itu, dalam agenda pemeriksaan ini pun, Stefanus membawa sejumlah barang bukti tambahan mulai dari link atau tautan media sosial, tangkapan layar, serta transkrip pernyataan Jusuf Kalla yang dipersoalkan.

"Kami menyerahkan bukti-bukti berupa link media, baik itu Instagram, TikTok, ataupun di YouTube. Lalu kami juga menyerahkan tangkapan layar terkait kegaduhan yang terjadi di sosmed, kegaduhan yang terjadi di masyarakat, termasuk juga transkrip dari video ceramah Pak Jusuf Kalla," kata Gusma.

Laporan tersebut telah teregister dengan nomor LP/B/2546/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA, dengan sangkaan pasal terkait dugaan penistaan agama dalam UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Di sisi lain, juru bicara Jusuf Kalla, Husain Abdullah, menyatakan bahwa video yang beredar tidak utuh dan merupakan potongan dari keseluruhan ceramah. Ia menjelaskan, ceramah tersebut disampaikan di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pada 5 Maret 2026, dan berisi pengalaman Jusuf Kalla dalam menyelesaikan konflik di Poso dan Ambon.

Menurut Husain, apa yang disampaikan Jusuf Kalla merupakan gambaran kondisi sosial saat konflik berlangsung, bukan pandangan pribadi ataupun ajaran keagamaan. Ia menegaskan bahwa ceramah tersebut justru memuat pelajaran dalam upaya mendamaikan pihak-pihak yang bertikai.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya