Berita

Wakil Gubernur Riau/Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

KPK Jamin Transparansi Penyidikan Atas Temuan Uang di Rumah Wagub Riau

SELASA, 14 APRIL 2026 | 00:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan mengusut tuntas temuan uang yang disita dari penggeledahan di rumah Wakil Gubernur Riau, SF Hariyanto dalam rangkaian penyidikan kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein mengatakan, seluruh barang bukti yang telah diamankan penyidik menjadi bagian penting dalam proses pembuktian perkara yang kini telah bergulir di persidangan.

"Waktu penggeledahan ditemukan uang-uang terkait dengan yang wakil gubernur, ini juga jadi bahan di tim penyidik karena memang barang bukti yang sudah disita itu pasti akan dikonfirmasi," kata Taufik kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin, 13 April 2026.


Taufik memastikan, barang bukti yang sudah diamankan tim penyidik akan dilakukan konfirmasi kepada pemilik barang bukti dimaksud.

"Jadi tidak mungkin penyidik juga akan menutup-nutupi barang bukti yang sudah jelas-jelas ada di berkas perkara," tegasnya.

Ia menambahkan, KPK memahami adanya perhatian publik terhadap temuan tersebut. Namun, ia memastikan seluruh proses penanganan perkara akan dilakukan secara profesional dan transparan sesuai ketentuan hukum.

"Kami pastikan bahwa tim penyidik akan bekerja secara profesional sesuai dengan hukum, termasuk kepada barang bukti-barang bukti yang nantinya akan dikonfirmasi dan akan dimintai pertanggungjawaban," tutur Taufik.

KPK membuka kemungkinan pengembangan perkara apabila dari hasil pendalaman ditemukan keterkaitan antara barang bukti tersebut dengan dugaan pemerasan yang menjerat Gubernur Riau, Abdul Wahid.

"Ketika itu memang jelas bahwa barang bukti ini adalah bagian dari proses-proses pemerasan, proses gratifikasi yang terkait AW, itu menjadi bagian dari tersangka. Tapi kemudian ketika itu berdiri sendiri, nah ini juga bakal menjadi temuan di pengembangan penyidikan berikutnya," pungkas Taufik.

Rumah SF Hariyanto telah digeledah tim penyidik pada Senin, 15 Desember 2025. Dari sana, tim mengamankan uang rupiah dan Dolar Singapura, serta dokumen.

Dalam perkara ini, KPK resmi menahan tersangka baru pada hari ini. Ia adalah Marjani selaku ajudan Abdul Wahid.

Perkara ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) yang terjadi pada 3 November 2025 lalu. Dari OTT, KPK menetapkan 3 orang tersangka, yakni Abdul Wahid selaku gubernur Riau, M Arief Setiawan selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR PKPP) Provinsi Riau, dan Dani M Nursalam selaku tenaga ahli Gubernur Riau.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya