Berita

Wakil Tetap Parlemen Dunia (IPU) untuk Urusan Timur Tengah sekaligus Anggota Komisi II DPR RI, Jazuli Juwaini. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Jazuli Juwaini:

Perang Iran-AS Perburuk Kondisi Kemanusiaan

SENIN, 13 APRIL 2026 | 17:21 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Forum Inter-Parliamentary Union (IPU) akan membahas situasi perang di Timur Tengah yang dinilai semakin memanas dan berpotensi meluas, pada Selasa, 14 April 2026, dengan melibatkan delegasi parlemen dari berbagai negara.

Dalam forum tersebut, Wakil Tetap Parlemen Dunia (IPU) untuk Urusan Timur Tengah Jazuli Juwaini menegaskan pentingnya upaya bersama untuk meredam eskalasi konflik. Ia menilai perang yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran telah memperburuk kondisi kemanusiaan dan memicu dampak global.

“Kita berharap perang ini eskalasinya tidak melebar,” kata Jazuli saat ditemui di Gedung DPR, Senin 13 April 2026.


Ia menegaskan, perang tidak memberikan keuntungan bagi pihak mana pun, baik dari sisi kemanusiaan maupun ekonomi, karena selalu menimbulkan korban dan kerusakan infrastruktur.

“Pasti ada korban manusia, pasti ada penghancuran infrastruktur yang sudah dibangun dengan anggaran besar dan seterusnya,” lanjut legislator PKS itu.

Jazuli juga mengingatkan agar negara-negara kawasan tidak terpancing memperluas konflik, sementara serangan yang terjadi diupayakan tidak menyasar warga sipil. Ia berharap forum IPU dapat menjadi ruang diplomasi parlemen untuk mendorong penghentian perang dan menjaga stabilitas global.

“Kita akan sama-sama bahas di situ sebagai wakil rakyat di parlemen masing-masing negara ini, agar eskalasi perang ini tidak meluas. Habis itu bisa berhenti,” pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya