Berita

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Saan Mustopa. (RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Waketum Nasdem Santai soal Kader Lompat ke PSI

SENIN, 13 APRIL 2026 | 16:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Perpindahan sejumlah kader Partai Nasdem ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI), direspons santai Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Saan Mustopa.

Saan menilai, jumlah kader yang migrasi tidak signifikan dan masih dalam batas wajar dalam dinamika politik.

“Ya kalau dikatakan banyak, masih bisa dihitung dengan jari ya,” kata Saan kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 13 April 2026.


Saan menegaskan, perpindahan kader dari satu partai ke partai lain merupakan hal yang lumrah dan tidak hanya terjadi di Partai Nasdem.

“Pindah itu kan hal biasa," kata Saan.

Wakil Ketua DPR itu menyebut, perpindahan tersebut bisa dipicu oleh keinginan kader untuk mencari pengalaman baru di dunia politik.

“Mencari tantangan dan suasana baru di tempat lain dan itu hal yang biasa dan itu bisa dihitung dengan jari,” kata Saan.

Namun demikian, meski ada kader yang berpindah ke PSI, Saan menegaskan bahwa kondisi internal Partai Nasdem tetap solid. Konsolidasi organisasi, kata Saan, terus berjalan di berbagai tingkatan.

“Konsolidasi baik secara nasional, wilayah, maupun daerah terus kita lakukan secara masif,” kata Saan.

Soliditas Nasdem, kata Saan, dilakukan dengan upaya penguatan internal partai melalui pendidikan politik yang dilakukan secara rutin, salah satunya melalui Akademi Bela Negara (ABN) Nasdem.

Sekadar informasi, sejumlah kader Nasdem sebelumnya hijrah ke PSI, mulai dari Ahmad Ali, Bestari Barus hingga Rusdi Masse Mappasessu.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya