Berita

Wakil Ketua DPR Saan Mustopa. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi

Politik

Kegagalan AS-Iran Berunding Bisa Berdampak ke Indonesia

SENIN, 13 APRIL 2026 | 13:23 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Ketegangan di Timur Tengah yang kembali memanas diminta diantisipasi serius oleh pemerintah Indonesia. 

Partai Nasdem menilai situasi global, termasuk potensi gangguan di Selat Hormuz, bisa berdampak langsung ke dalam negeri.

Hal ini menyusul pernyataan Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance yang mengungkap perundingan damai antara AS dan Iran gagal mencapai kesepakatan.


Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Saan Mustopa mengatakan, situasi tersebut harus diwaspadai karena berpotensi memengaruhi stabilitas global dan ekonomi Indonesia. 

“Kita harus mulai mempersiapkan diri terkait dengan situasi yang ada di Timur Tengah,” ujar Saan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senin, 13 April 2026.

Menurut Saan, pemerintah perlu meningkatkan kesiapan menghadapi dampak konflik, termasuk jika eskalasi terjadi di jalur strategis seperti Selat Hormuz yang vital bagi distribusi energi dunia.

Ia juga mengingatkan agar pihak-pihak terkait tidak memperkeruh situasi, termasuk potensi kebijakan yang bisa mengganggu lalu lintas kapal internasional.

“Diharapkan Iran juga tidak memanfaatkan situasi ini,” lanjutnya.

Saan menambahkan, langkah diplomasi pemerintah Indonesia dinilai penting untuk menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika geopolitik global.

“Jadi kita tentu harus mengapresiasi apa yang dilakukan oleh pemerintah,” tegas Saan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya